Dua Oknum PNS Kesehatan di Muara Enim Berslingkuh, Suaminya Ngadu ke Bupati

 134 total views,  3 views today

MUARA ENIM, KS

Pupus sudah masa depan karir pekerjaan seorang dokter dan bidan yang satu ini. Bagaimana tidak? Akibat perilakunya yang buruk mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Rumah tangganyapun ikut terancam.

303346-12125501102015@output_lwfZFbAdalah dokter berinisial dr. Ing (42) yang bertugas di RSUD dr HM Rabain Muara Enim, dengan seorang DN (29) Bidan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Ogan Ilir (OI), Sumatera Selatan, benar-benar mencoreng citra PNS.

Diduga keduanya telah lama melakukan perselingkuhan disaat keduanya kenal dekat dan  bekerja dalam satu tempat dengan sang dokter, hingga berlanjut ketika mereka sama berstatus beristri dan bersuami.

“Saya sudah laporkan perselingkuhan tersebut secara kedinasan ke Bupati Muara Enim dan Bupati Ogan Ilir (OI). Saya berharap mereka diberikan hukuman setimpal karena merusak rumah tangga orang lain,” ujar AF (29) warga Palembang, yang merupakan suami sah DN, Senin (16/11/2015).

Menurut AF yang sehari-harinya sebagai karyawan BUMN, bahwa isu perselingkuhan istrinya DN dengan dr Ing, sebenarnya sudah didengarnya sejak perkawinannya bulan November 2011 lalu.

Namun sebagai suami, dirinya tidak mau menuduh sembarangan tanpa bukti dan fakta yang jelas. Namun semenjak istrinya melahirkan seorang anak perempuan, perubahan sikap istrinya semakin menjadi-jadi. Kecurigaan isu perselingkuhan tersebut semakin kuat.

Puncaknya pada awal Bulan November 2015, dirinya mendapatkan foto mesra istrinya dengan dr Ing di suatu lokasi, mirip sebuah hotel di daerah Jawa. Dan seingatnya, pada tanggal 21-23 Agustus 2015, istrinya pernah minta izin untuk dinas keluar kota yaitu ke Bandung. Ironisnya AF mengizinkan karena memang tugas kantor. Namun ketika di cross chek ke kantor, istrinya ternyata tidak ada tugas kedinasan tersebut.

“Alasan pergi keluar rumah dan menginap selalu atas perintah Dinkes OI seperti rapat, pelatihan dan lain-lain. Ketika di cek, semuanya bohong,” katanya kepada sejumlah awak media di Muara Enim.

AF kemudian mencari bukti-bukti lain. Betapa kagetnya, ternyata di internet permasalahan perselingkuhan antara istrinya dengan dr Ing, tepatnya di website muaraenimkab.go.id tertanggal 18 Agustus 2014, sudah pernah ada pengaduan tentang perselingkuhan tersebut yang masuk atas nama Maya.

 

Dan yang lebih mengaggetkan lagi, ternyata di dalam surat putusan penceraian antara dr Ing dengan istrinya di Pengadilan Muara Enim, dengan Putusan No 0514/Pdt.G/2014/PAME, tertulis jelas jika penyebab cerainya dr Ing dengan istrinya gara-gara dr Ing, berselingkuh dengan DN dan ingin menikahinya sebagai istri. Namun tidak diizinkan oleh istrinya yang sah. Akibatnya terjadilah penceraian.
Atas dasar itu, dirinya mengaku tidak senang baik dunia dan akhirat. Dirinya akan menuntutnya baik secara pidana, perdata dan kedinasan baik selaku PNS maupun hukum lainnya. “Beberapa bukti perselingkuhan, sudah saya serahkan melalui berkas baik ke Bupati Muara Enim dan Bupati Ogan Ilir. Jika belum jelas saya siap memberikan keterangan supaya permasalahan ini terang benderang,” pungkasnya.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com