Janda Veteran Ambil Tali Kasih, Tapi Tak Dapat Diwakilkan, Mereka “Gigit Jari”

 383 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS
Puluhan veteran dan janda veteran di Kabupaten Empat Lawang, menerima tali asih berupa uang tunai dari Pemkab Empat Lawang usai pelaksanaan upacara Peringatan Hari Pahlawan, Selasa (10/11/2015).

Sebelum dibagikan oleh Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) ke setiap veteran dan janda veteran, pemberian tali asih terlebih dahulu dilakukan oleh Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah secara simbiolis.

Namun, meski setiap janda veteran dan veteran yang hadir pada upacara tersebut semuanya kebagian amplop tali asih, beberapa orang perwakilan keluarga janda veteran dan veteran yang hendak mengambil “jatah” tali asih keluarganya terpaksa gigit jari meski membawa undangan resmi yang ditanda tangani langsung oleh Plt Bupati Empat Lawang.

Pasalnya, pemberian tali asih tidak dapat diwakilkan oleh siapa pun termasuk keluarganya sendiri. “Kami jauh-jauh datang dari Kecamatan Sikapdalam, kami membawa undangan ini untuk mengambil jatah nenek saya. Saat ini beliau sedang pergi berobat ke Lampung. Kalau memang tidak bisa, tidak mengapa,” sesal salah seorang keluarga veteran yang tidak mau menyebutkan namanya di hadapan petugas dari Dinsosnakertrans Empat Lawang.

Dikatakannya, tidak mungkin meributkan hal ini, lantaran ini adalah hak Pemkab Empat Lawang untuk memberikan kepada veteran ataukah tidak. “Saya tidak mau meributkan hal ini, jika memang tidak bisa ya tidak apa-apa, nanti saya sampaikan kepada beliau (neneknya, red),” ucapnya sambil berlalu pergi.

Sementara, Kabid Sosial Dinsosnakertrans Empat Lawang, Eka Agustina mengatakan, pihaknya tidak ingin tali asih yang disampaikan tidak tepat pada orang bersangkutan. Karenanya, pemberian tali asih ini tidak dapat diwakilkan kepada siapapun termasuk kepada orang yang mengaku keluarga veteran.

“Sebab pernah terjadi, ketika itu kita sampaikan ke perwakilan yang membawa undangan, tau-tau tiga hari berikutnya, veteran yang bersangkutan mendatangi kami dan menanyakan uang tali asih. Rupanya uang tali asih tidak disampaikan oleh orang yang mengaku perwakilan itu,” ungkapnya.

Lanjut Eka, Dinsos tidak ingin kejadian tersebut terulang kembali, karenanya pihak Dinsos tidak akan memberikan tali asih kepada perwakilan keluarga. “Jika ada veteran yang berhalangan, nanti kita akan kunjungi langsung ke rumahnya memberikan tali asih ini sekaligus bersilaturahmi dengan mereka. Saya rasa ini nanti dapat mengena di hati mereka, bahwa Pemkab tidak akan melupakan jasa mereka dengan memberikan perhatian pada mereka,” jelasnya.

Untuk diketahui, peringatan Hari Pahlawan di Kabupaten Empat Lawang, selain diisi dengan upacara bendera, juga dimeriahkan penampilan teatrikal siswa-siswi SMAN 1 Tebing Tinggi, dilanjutkan pemberian tali asih secara simbolis dan penyerahan 5 unit mobil ambulance Dinkes.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster