Gabungan LSM & Forum Pemuda Tanjung Enim “Ngeradak” PT.Pama, Terkait Rekrutmen Karyawan KPP

 484 total views,  3 views today

TANNUNG ENIM, KS

Sebanyak 22 gabungan LSM dan Forum Pemuda Tanjung Enim, Senin (9/11/2015) pagi “Ngeradak” (mendatangi) PT.Pama Persada Job Site Tanjung Enim. Namun kedatangan mereka terhenti di pos security, tepat di pintu masuk menuju Tambang Air Laya (TAL) Tanjung Enim.

Ali Munsir dari LSM Tanjung Enim Bersatu (TEBAS), Koordinator lapangan (Korlap) pada mengatakan, ia dan rekannya, ingin melakukan audensi  dengan management PT.Pama. Tujuannya untuk menyambung komunikasi secara langsung dan terbuka dengan pihak managemen PT.Kalimantan Prima Persada (KPP),yang merupakan sub-kontraktor PT.Pama selaku induk dari seluruh mitra kerja di dalam wilayah district MTBU Tanjung Enim.

“Ya maksud kedatangan kami ini bukan untuk demo, tapi untuk melakukan pertemuan dengan management PT.Pama agar dapat memfasilitasi dengan pihak PT KPP terkait rekrument karyawan,” jelasnya.

Sebelumnya menurut Ali, pihaknya sudah terlebih dahulu mengirimkan surat pemberitahuan ke Project Manager PT.Pama Persada Nusantara Job Site Tanjung Enim, sejak Sabtu (7/11/2015). Isinya tentang permohonan audensi, pada Senin (9/11/2015).

Namun pada kenyataannya kata Ali, ketika di konfirmasi via handphone kepada pihak management PT.Pama mereka berkilah, suratnya baru masuk dan diterima pada Senin pagi, (9/11/2015). Atas dasar itu, management PT.Pama tidak bersedia menemui 22 LSM dan Forum tersebut. PT Pama hanya mengutus 2 perwakilan mereka, Ishak Pardede dan Faisal untuk menemui mereka di pos securty pintu masuk tambang.

Pada pertemuan di pos satpam tersebut, nyaris menyulut emosi dari pengurus gabungan LSM dan Forum Pemuda. Mengingat orang yang diutus dari management PT.Pama itu tidak bisa mempertemukan mereka ke pihak management PT.KPP maupun management PT.Pama. Kontan saja hampir memaksa untuk tetap bersikeras masuk Tambang menuju kantor Pama.

“Kami sebenarnya sangat kecewa dan tersinggung diterima disini (pos satpam). Mereka kayak tidak punya etika santun. Tau sendiri kan, cuaca di sekitar tambang ini panas dan berdebu. Mana yang diutus tidak bisa memutuskan. Jadi percuma sama saja bohong,” cetus Ali kesal.

Kali itu tak juga membuahkan kata sepakat. Utusan dari Manajemen PT. Pama tampak bertele-tele memberi jawaban. Melihat gelagat yang bisa membahayakan dan mengganggu lingkup pintu masuk Tambang, anggota Satuan Keamanan (Satpam) PTBA mencoba memberi solusi. Disarakna kepada gabungan LSM agar membuat perjanjian diatas kertas, untuk menyepakati melakukan pertemuan ulang dengan membubuhkan tanda tangan masing-masing pihak, yang di saksikan oleh security PT.Bukit Asam dan di ketahui PAM Ovit PTBA, sehingga mereka sepakat untuk kembali bertemu pada hari Rabu (11/11/2015).

Sementara itu, Zulkarnain dari Forum Masyarakat Tegalrejo (Format) di dampingi Yanto dari Forum BTN Air Paku, kepada Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM di jumpai di pos securty mengatakan, rencana adanya pertemuan audiensi itu berawal dari rembuk teman-teman gabungan Forum Pemuda dan LSM untuk membahas keberadaan PT. KPP sub-kontraktor PT.Pama Site MTBU.

Rencana pertemuan itu bermula pada Kamis malam Jumat (5/11/2015). “Kami menghubungi management PT.KPP melalui sambungan handphone, dengan maksud untuk mempertanyakan keberadaan PT.KPP yang tidak mengakomodir proses rekrument tenaga kerja lokal. Lalu langsung dijawab dari pihak management KPP melalui Irvan yang mengajak untuk bertemu langsung pada malam itu juga. Disepakati, pertemuan dilakukan di sekretariat Format di Desa Tegalrejo, yang di hadiri sebanyak gabungan  30 LSM dan Forum Pemuda dari Kecamatan Lawang Kidul dan Tanjung Raja, Kecamatan Kota Muara Enim,” ujarnya.

Tampak Gabungan LSM dan Forum Pemuda di Tanjung Enim Tengah Berbincang di depan Pos Securty PT.BA di Pintu Masuk Tambang Air Laya, Senin (9/11/2015) (Foto.Dok.KS/Aldo)

Tampak Gabungan LSM dan Forum Pemuda di Tanjung Enim Tengah Berbincang di depan Pos Securty PT.BA di Pintu Masuk Tambang Air Laya, Senin (9/11/2015) (Foto.Dok.KS/Aldo)

Dalam pertemuan tersebut, pihak management KPP mengatakan tidak ada perekrutan tenaga kerja Lokal. Sedangkan yang diketahui menurut Zulkarnain, perusahaan KPP sebagaimana disampaikan Irvan yang mewakili management. Katanya sudah ada karyawan yang dipekerjakan. Jumlahnya lebih 75 orang dari luar ring satu PT. Bukit Asam. Dengan begitu kata Zulkarnain, dari hasil pertemuan pada malam itu tidak ada kata sepakat.

“Keesokan harinya, kami rembuk dan sepakat untuk melayangkan surat perihal  mengajak audiensi ke management PT.Pama untuk memfasilitasi pertemuan gabungan Forum Pemuda dan LSM di Lawang Kidul untuk bertemu dengan pihak management PT. KPP,” pungkasnya.

Adapun ke 22 gabungan LSM dan Forum Pemuda yang hadir pada pertemuan di Pos securty tersebut adalah : Forum Pemuda Wetan Kali ( FPWK),Forum Aska Agung (IKRAB),Pemuda Agung Bersatu,Persatuan pemuda Lawang Kidul (Pepak),Forum Komunikasi Masyarakat Bukit Munggu Bersatu (FKMBMB), Forum Bara Muda (FBR),Putra Muda, Gerakan Pemuda,Forum LPK Talang Gabus,Pemuda Dusun Tanjung,Forum Masyarakat Tegalrejo (Format),Forum Kesatuan Mandala (FKM), Forum Talang Gabus Maju Bersama (FTGMB), LSM Persatuan Masyarakat Lawang Kidul (Permak), Tanjung Enim Bersatu (TEBAS), Forum Pemuda Dusun Tanjung Enim (FPDTE), Forum Ikatan Keluarga Tanjung Enim (Fikte), Forum Komunitas Airpaku Bersatu),Forum Karangasem Bersatu (FKBS), Ikatan Pemuda Tanjung Raja (IPETARA, Forum BTN Air Paku (FBAP),dan Forum Pemberdayaan Masyarakat Lingga.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com