Warga Muaraenim dan PALI Serahkan Senpira ke Polres, 241 Berhasil Dikumpulkan

 471 total views,  2 views today

MUARAENIM, KS

Polres Muara Enim, Sumatera Selatan sejak Oktober-November 2015 melakukan imbauan kepada masyarakat Muara Enim dan PALI untuk menyerahkan Senpira yang dimiliki secara suka rela. Baik ke Polsek terdekat atau Polres Muara Enim, melalui atau di dampingi oleh Kepala Desanya masing-masing. Hal itu dilakukan untuk  menekan angka kriminalitas yang sering dilakukan menggunakan Senjata Api Rakitan (Senpira).

Imbauan itu akhirnya membuahkan hasil. Sebanyak 241 senjata api rakitan berhasil di kumpulkan. Adapun dari 241 senpira, 199 senjata api jenis laras panjang dan 42 senjata api laras pendek.

Tampak Kapolda Sumsel, Irjend (Pol) Prof. DR. Iza Fadri di dampingi Kapolres Muara Enim, AKBP. Nuryanto SIK.MSi dan Kabag Opr Kompol Andi Kumara kepada sejumlah awak media jumat akhir pekan kemarin, ( 6/11/2015).

Tampak Kapolda Sumsel, Irjend (Pol) Prof. DR. Iza Fadri di dampingi Kapolres Muara Enim, AKBP. Nuryanto SIK.MSi dan Kabag Opr Kompol Andi Kumara kepada sejumlah awak media jumat akhir pekan kemarin, ( 6/11/2015).

Hal tersebut didapatkan semenjak dimulainya imbauan dari pihak kepolisian kepada masyarakat yang mempunyai, memiliki, ada memproduksi senjata api harus diserahkan kepada kepolisian dalam satu bulan ini.

“Senjata api yang dibuat masyarakat digunakan untuk kepentingan yang mengandung kriminohet bukan untuk mencari nafkah,” jelas Kapolda Sumsel, Irjend (Pol) Prof. DR. Iza Fadri kepada awak media belum lama ini, ( 6/11/2015).

Kita menghargai mereka, lanjut Iza, yang telah menyerahkan senjata api ini secara sukarela, dan kita akan memberikan apresiasi kepada mereka. “Senjata ini diserahkan melalui polsek-polsek yang ada dikabupaten Muara Enim, kemudian polsek menyerahkan kepada Polres,” lanjut Iza.

Untuk itu, Iza mengimbau bagi masyarakat yang masih menyimpan senjata api agar segera menyerahkan senjata api tersebut kepada pihak kepolisian. Sebab pemegang senjata api ilegal atau rakitan hukumannya sangat sangat berat ; yaitu pidana seumur hidup atau tahanan paling lama 20 tahun.

Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Nuryanto S.IK M.Si, mengatakan pihaknya sudah mengimbau melalui media cetak, surat kabar, radio dan lainnya yang masih menyimpan, memiliki atau memproduksi senjata api rakitan untuk segera menyerahkan senjata tersebut kepada pihak kepolisian. “Tinggal satu bulan lagi imbauan kepada masyarakat yang memiliki senjata api,” terang Nuryanto.

Jika waktu imbauan telah habis, sambung Nuryanto, pihaknya akan mengadakan razia senjata tajam besar-besaran guna menindas pelaku kriminal yang sering meresahkan masyarakat. “Kita tidak akan memberikan sangsi sekecil apapun bagi masyarakat yang rela menyerahkan senjata api nya ke pada kita,” sambung Nuryanto.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster