Air PDAM Sering Tidak Mengalir, Lebih 3 Bulan Warga Mandi di Sungai

16 total views, 3 views today

LUBUKLINGGAU, KS

Musim kemarau panjang di bumi sebiduk semare tidak hanya menyisakan masalah energi kelistrikan, kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi masalah besar. Sudah lebih dari tiga bulan terakhir masyarakat tidak mendapatkan air, baik dari sumur maupun PDAM. Sebab, air PDAM kerap tidak mengalir.

“Sudah hampir tiga bulan kami mandi,nyuci di sungai kelingi, sumur kering , PAM pun sering mati,”terang Joni salah seorang warga Kelurahan Ulak Surung saat diwawancarai di sungai Kelingi, Minggu (8/11/2015).

Pantauan Kabar Sumatera, setiap pagi, siang dan sore hari sungai di belakang depot Pertamina di Kelurahan Lubuklinggau Ilir Kecamatan Lubuklinggau Barat II dipadati warga yang mandi, mencuci piring, pakaian bahkan sepeda motor. Kondisi ini dimanfaatkan beberapa penjual makanan dan minuman untuk mengais rezeki.

“Hampir tiga bulan kami jualan disini, alhamdulillah tiap hari bisa dapat untung sekitar Rp 25 ribu,” ujar Lis salah seorang penjual.

Menanggapi hal ini, Wali kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, kepada Kabar Sumatera, mengakui bahwa musim kemarau sangat berdampak pada energi listrik dan debit air PDAM Tirta Bukit Sulap. “Kita bersyukur, karena kita masih punya Sungai Kelingi yang masih jernih seperti ini, jadi masih bisa digunakan, coba kalau seperti daerah lain yang sungainya keruh dan bau,” kata Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe.

TEKS : SRI PRADES

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com