Festival Beranyot Di Lubuklinggau Angkat 1,7 Ton Sampah

6 total views, 3 views today

LUBUKLINGGAU, KS

Sedikitnya 27 tim peserta Festival Beranyot di Sungai Kelingi kemarin (8/11/2015) berhasil mengangkat sampah lebih dari 1,7 Ton dengan durasi waktu empat jam sepanjang aliran sungai di belakang Pertamina sampai ke Bendungan Watervang.

Ke-27 tim tersebut diantaranya, Tim Taruna Senyum, Taruna Bisa, LKS Jaya, Malus Bisa, Taruna Muda A, Taruna Muda B, Jogoboyo Putra, Jogoboyo Putri,Linggau Ilir, Gonyong,Tajo, Mapastik, GMNI,dan beberapa tim lainya.

Pantauan di lapangan, peserta festival Beranyot di Ayo Kelingi dilepas oleh Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H M Hidayat Zaini,dan Ketua Panitia, Hendri Almawijaya serta beberapa kepala SKPD  pada pukul 10.00 WIB di belakang Pertamina Lubuklinggau.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, H M Hidayat Zaini dengan didampingi Ketua Panitia, Hendri Almawijaya menjelaskan Festival Beranyot di Ayo Kelingi diikuti 27 tim berasal dari berbagai elemen seperti petani, mahasiswa,pekeja swasta dan organisasi kepemudaan.

Dikatakan Dayat sapaan H M Hidayat Zaini, pemenang pada festival ini ditentukan dengan jumlah berat sampah yang berhasil dikumpulkan peserta yang dipungut dari aliran sungai kelingi. Dengan catatan waktu maksimal empat jam. “Ini program Dispora, inisiatif ini kita ambil untuk menumbuhkan cinta lingkungan di masyarakat, agar mereka menjaga kebersihan aliran sungai, karena sumber air PAM di Lubuklinggau disedot dari sungai kelingi,” jelasnya.

Masih jelas dia, pelaksanaan festival beranyot kali ini akan menjadi bahan evaluasi untuk melakukan perbaikan ditahun mendatang. Sehingga, kekurangan-kekurangan ditahun ini tidak terjadi lagi ditahun depan,salah satunya mengenai safety (keamanan/keselamatan).

Sementara itu, Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe saat diwawancarai awak media mengatakan festival tersebut merupakan momen silaturrahim antar warga, dan salah satu upaya menumbuhkan rasa cinta lingkungan khususnya sungai.

“Melalui kegiatan seperti ini paling tidak dapat meminimalisir masyarakat yang membuang sampah ke sungai, karena sungai bagian penting untuk kelangsungan hidup kita,”kata Nanan sapaan H SN Prana Putra Sohe.

Dia berharap kekurangan-kekurangan ditahun ini dapat menjadi bahan perbaikan bagi Dispora Lubuklinggau, agar ditahun mendatang festival beranyot dapat lebih baik dari sebelumnya.

Adapun pemenang festival beranyot di ayo kelingi 2015 yaitu, juara pertama tim Tunas Muda A, Juara kedua tim Kelurahan Talang Rejo, Ketiga, Tim Gonyong Kelurahan Linggau Ilir, Keempat tim Harian Silampari, Kelima tim Jogoboyo, Keenam tim Karang Taruna-LKS, Ketujuh Tunas Muda B dan kedelapan tim Keluran Kelurahan Ulu Malus. (Sri Prades)

TEKS : SRI PRADES

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com