Pemohon Akte Kematian di Lawang Kidul Masih Minim, Kecamatan Akan Jemput Bola

 281 total views,  2 views today

TANJUNG ENM, KS

Akibat masih minimnya sosialisasi, pemohon akta kematian di Kantor Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim saat ini terbilang masih rendah. Masyarakat cenderung menganggap bahwa keterangan kematian cukup dikeluarkan dari Desa dan Kelurahan saja.

Hal itu tidak ditampik oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Lawang Kidul, H Safranudin BBA, untuk itu pihaknya bersama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Muara Enim tengah berupaya untuk mensosialisasikan pentingnya akta kematian tersebut. Diantaranya dengan upaya melakukan pelayanan jemput bola, tidak hanya dalam pengurusan akte kematian saja, namun dokumen lain, seperti E-KTP, akte Kelahiran, dan Kartu Keluarga (KK) dan lainnya.

“Memang masih minim pemohon akta kematian. Oleh karena itu, kita bersama dinas Kependudukan Sipil Muara Enim akan menggelar kegiatan pelayanan jemput bola. Rencana hari Jumat (6/11/2015) di Kantor Kelurahan Tanjung Enim Selatan (TES) di Karang Asam. Masyarakat besok bisa datang kesana,”kata Safranudin yang akraf di panggil Papang saat dibincangi Hendro Aldo Irawan, Reporter RGBA FM, Rabu (4/11/2015).‎

Dikatakan Papang, masih minimnya pemohon akte kematian ini, disebabkan karena masyarakat masih menganggap keterangan kematian cukup dikeluarkan dari Kantor Desa ataupun Kelurahan saja. Lanjut dia, padahal perlu dipahami oleh seluruh masyarakat juga, bahwa selain akta kelahiran, akta kematian juga sangat penting untuk berbagai keperluan.

“Sama dengan akte kelahiran, akte kematian juga sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan. Jangan pada saat akan kita butuhkan saja baru mengurus akte kematian ini. Sebaiknya mulai dari sekarang kita urus itu,” lanjutnya.

Kemudian, rencana sosialisasi tentang kegiatan ini juga telah disampaikan kepada Kepala Desa dan Lurah yang ada di wilayahnya. Ia berharap kepada Pimpinan Desa dan Lurah turut aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui RT, RW, dan Kadus yang ada di wilayahnya. “Untuk kegiatan besok (hari ini), jemput bola ini sudah kita sampaikan kepada Lurah dan Kades, supaya dapat disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Eko (35) salah satu warga yang kebetulan akan mengurus surat kematian orang tuanya mengatakan, akta kematian sangat penting dan sebaiknya segera diurus. “Belum diperlukan akte kematian bapak saya sekarang ini, tapi nanti kalau diperlukan biar tidak kelabakan. Sebaiknya akte kematian itu segera diurus, terus juga ngurusnya gratis kok,” ungkapnya.

TEKS : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster