Terancam Dirumahkan, Pol PP Empat Lawang Bakal Aksi ke Jakarta

 536 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS
Ratusan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) tergabung dalam Forum Komunikasi Bantuan Polisi Pamong Praja Nusantara (FKBPPPN) Cabang Empat Lawang, menyatukan suara dan tekad melakukan aksi damai di Jakarta, pertengahan November mendatang.

Tujuannya, menuntut untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS), menyusul adanya Undang-Undang (UU) nomor 5 tahun 2014, tentang ASN bahwa Pol PP harus berstatus PNS. Sedangkan kondisi Satpol PP di Kabupaten Empat Lawang tercatat tenaga kontrak mencapai 382 orang.

“Kami akan berjuang agar diangkat menjadi PNS. Selain adanya UU nomor 5 tahun 2014, kami menjadi Satpol PP sudah lama atau sejak terbentuknya kabupaten Empat Lawang tahun 2007 silam,” ungkap Recky Irawan, Ketua DPC FKBPPPN Empat Lawang, pada pertemuan di aula Rumah Dinas Bupati Empat Lawang, Minggu (1/11/2015).

Rencananya kata Recky, beberapa perwakilan dari FKBPPPPN Empat Lawang, akan berangkat ke Jakarta, untuk mengantarkan berkas mereka ke DPP FKBPPPN. Sedangkan berkas ke Kemenpan RB, akan disampaikan oleh Pemkab Empat Lawang, melalui kantor Satpol PP. “Selain kami sendiri yang berjuang untuk masa depan, kami juga berharap bantuan dari pemerintah daerah, untuk memfasilitasi perjuangan kami ini,” harap Recky.

Masih menurut Recky, berkas hang mereka persiapkan diantaranya, SK sebagai Satpol PP, data real anggota Pol PP, surat dukungan dari pemerintah daerah serta ijazah. “Saat ini kami masih mempersiapkan berkas semua anggota FKBPPPN Empat Lawang, untuk dibawa ke Jakarta nanti,” imbuhnya.

Sementara itu, Farizon, salah satu PNS di kantor Satpol PP Empat Lawang mengatakan, pihaknya memberikan support terhadap niat dan perjuangan anggota Satpol PP Empat Lawang, untuk berjuang agar diangkat menjadi PNS. “Setidaknya mereka bisa diangkat menjadi Sat Pol PP kontrak sebagai ASN, yang digaji dengan standar gaji PNS dan bersumber dari APBN. Akan tetapi, lebih baik lagi, jika mereka bisa diangkat menjadi PNS Satpol PP,” kata Faizon.

Informasi sebelumnya, ketentuan Undang Undang (UU) tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) mewajibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dari kalangan pegawai negeri sipil (PNS), membuat ratusan Pol PP di Empat Lawang galau.

Betapa tidak, jika ketentuan itu benar-benar dijalankan per 1 Januari 2016 mendatang, para penegak perda di Empat Lawang yang sebagian besar tercatat hanya tenaga kontrak atau tenaga kerja sukarela terdaftar (TKST) terancam dirumahkan.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster