Kertapati Tak Identik Kriminal, Banyak Pemuda yang Berpotensi

 270 total views,  3 views today

PALEMBANG, KS

Koordinator Forum Komunikasi Karang Taruna Kertapati, Palembang, Eka Subakti, SE mengatakan Kertapati tidak identik dengan kriminal. Hal itu ditegaskan Eka terkait dengan sejumlah informasi miring yang memadankan Kertapati sebagai lokasi rawan kriminal di Palembang.

Penegasan itu disampaikan Eka pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87 di Gedung Serbaguna Dharma Wanita PT. Bukit Asam Tbk unit Dermaga Kertapati Palembang, yang mengusung tema  “Genggam api Sumpah Pemuda” belum lama ini (28/10/15)

ketua pelaksana dan kaban kesbangpol kota palembang

Ketua pelaksana Husaini Zaidan, ST dan Kepala Badan Kesbangpol, Altur Febriansyah, M.Si pada acara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kertapati Palembang. (Foto.Dok.KS/Adi)

Pada kesempatan itu, Eka meluruskan informasi yang selama ini negatif tentang kawasan Kertapati. Menurut Eka, ketika seseorang berbincang Kertapati selalu dikaitkan dengan kriminalitas atau tempat yang rawan.

Padahal menurutnya, di Kertapati banyak kaum muda yang memiliki potensi untuk memberi konstribusi pemikiran bagi kemajuan program dan pembangunan kepada pemerintah maupun instansi swasta di wilayah Kertapati.

Asalkan, menurut Eka, para kaum muda dilibatkan tentang bagaimana tindaklanjut proses pembangunan yang dilakukan. “Melalui kerjasama ini sudah membuktikan bagaimana saat ini suasana sudah demikian nyaman, dan terjadi keseimbangan antara kaum muda dan instansi di Kertapati,” tegas Eka yang juga Ketua Konsentrasi Masyarakat Desa (Komdes).

Selain itu, menurut Eka tantangan generasi muda Indonesia berikutnya di tengah komptisi global adalah pentingnya menjaga ideologi, cinta tanah air, sosial dan budaya. Tidak kalah pentingnya menjaga etika moral para pemuda dan pelajar.

Di zaman seperti saat ini menurut Eka,  apabila generasi muda tidak menyalurkan potensinya ke jalur positif dalam berkreativitas, atau bahkan bersikap masa bodoh, maka dipastikan bangsa ini akan tertinggal jauh dari dari negara luar yang saat ini sudah menanamkan investasinya di era pasar global, termasuk ke Indonesia.

Oleh sebab itu, Eka berpesan kepada kaum muda untuk meninggalkan kebiasaan buruk, seperti tawuran antar pelajar, antar kampung, perilaku kebut-kebutan bermotor, berkumpul tanpa tujuan yang menjadi momok menakutkan bagi orang tua sekarang.

Melalui wadah karang taruna, sekaligus memperingati sumpah pemuda, diharapkan dengan pertandingan futsal dan bhakti sosial ini, mampu membangkitkan kembali kepedulian kita sebagai pemuda untuk berprestasi dan berkarya.

Selain itu melalui event ini dapat membangkitkan semangat bersatu dan bergotong-royong agar dapat menikmati kehidupan di dalam bangsa sendiri tanpa harus mengadu nasib ke negara orang lain,” tegas Eka yang juga aktivis pemuda ini.

Sementara itu, Altur Febriansyah, M.Si, Kepala Badan Kesbangpol, mewakili Wali Kota Palembang, dengan berapi-api mengajak kaum muda untuk menanamkan jiwa patriotisme dan menjaga idealisme. Melalui semangat Sumpah Pemuda ini, Altur menegaskan kepada kaum muda, khusunya di kalangan pelajar harus ditanamankan nilai-nilai kebaikan guna menghindari persoalan sosial yang sering terjadi.

Sejak saat ini, kaum muda seharusnya meninggalkan narkoba, juga membudayakan membuang sampah pada tempatnya. “Tradisi coret-coret dinding, tawuran, sudah saatnya dihindari, termasuk menghilangkan sikap apatis yang acuh tak acuh menjadi sikap simpatikdan empatik antar sesama,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Dewi, Ketua RT. 04 Kelurahan Karya Jaya, Kertapati Palembang mengatakan kegiatan ini sangat bermanfaat. Bahkan Dewi juga merasa sangat terharu dengan apa yang dilakukan pemuda-pemuda di kertapati melalui wadah karang taruna.

“Ini bukti nyata kepedulian mereka walaupun mungkin apa yang didapat dari anak-anak tersebut  tidak seberapa, tapi sangat berarti bagi orang tuanya mendapatkan perhatian tersebut dan juga bukti langsung menyentuk kepada keluarga yang kurang mampu. Kita berharap agar program CSR perusahaan-perusahaan yang membantu kegiatan tersebut dapat lebih ditingkatkan dalam sosial kemasyarakatan,” ujarnya.

Turut juga hadir dalam acara ini perwakilan orang tua serta anak dari keluarga miskin (gakin) yang bersekolah untuk menerima bantuan buku tulis. Selain itu, hadir juga Wali Kota Palembang diwakili Kepala Badan Kesbangpol, Altur Febriansyah, M.Si dan juga beberapa perwakilan perangkat daerah, Dinas Sosial Kota Palembang, Dinas Pendapatan Daerah Palembang, KONI Palembang dan Dinas Pemuda dan Olah Raga Sumatera selatan, perwakilan dari perangkat Kecamatan Kertapati, Polsekta Kertapati dan perangakat se- Kelurahan Kertapati dan tokoh masyarakat se-kecamatan Kertapati.

TEKS : ADI HIDAYAT

EDITOR : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com