Pengusaha di Empat Lawang Mulai Produksi Kopi Bubuk Sachet ala TORABIKA

 538 total views,  4 views today

EMPAT LAWANG, KS
Meskipun ada ratusan pengusaha kopi bubuk di Empat Lawang, tetapi hanya ada tiga pengusaha sudah bisa disebut terkenal dan memiliki nama pada hasil produksi kopi bubuknya.

Hal ini diungkapkan Kepala Disperindag Empat Lawang, Peterson Okki Bial, pada pelatihan pengolahan kopi sachet ala Kopi Torabika, Senin (26/10/2015) di tempat usaha Kopi Emass milik Anang Zairi di Talang Jawa, Kecamatan Tebing Tinggi. “Pengusaha bubuk kopi di Empat Lawang sebenarnya banyak tapi yang sudah punya nama ada tiga, di Tebing Tinggi dua, salah satunya kopi emass dan di Kecamatan Pasemah Air Keruh satu,” ujar Okki.

Meskipun demikian, lanjut Okki, kopi asal Kabupaten Empat Lawang sudah terkenal hingga kabupaten bahkan provinsi lain. Kegiatan pelatihan pengolahan kopi sachet tersebut diadakan pihak Disperindag Provinsi Sumsel. Pihak Disperindag Sumsel juga memberikan bantuan peralatan industri pengolahan kopi sachet kepada Anang, pemilik kopi emass di Empat Lawang.

Sementara itu, Anang menjelaskan, pengoprasian mesin kopi sachet ini bekerja maksimal enam jam dan per tiga detik bisa membuat satu sachet kopi. “Satu sachet isi kopinya 0,28 gram, itu sudah termasuk gula. Jadi tinggal diseduh air panas saja,” ujarnya.

Mesin kopi sachet itu bisa menampung empat kilogram kopi. Sedangkan takaran yang digunakannya yakni setiap satu kilogram kopi dicampur dengan 2,5 kilogram gula.
Untuk harganya belum dipastikan karena belum dilakukan penghitungan modal dan jasa. Namun harganya nanti berkisar Rp1.000 sampai Rp1,500 per sachet.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster