Kasus Leasing Dominasi Laporan di BPSK, Dua Anggota BPSK Mundur

13 total views, 3 views today

LUBUKLINGGAU, KS

Di tengah intensitas laporan sengketa konsumen yang meningkat, khususnya laporan kasus leassing, lembaga Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) malah kehilangan dua anggotanya. Kedua orang tersebut yakni Naufal Ansyori dan Amra Muslimin yang merupakan dari unsur pemerintahan.

Ketua BPSK Lubuklinggau, Nurusulhi Nawawi kepada Kabar Sumatera, Rabu (21/10/2015) menerangkan dua anggotanya tersebut mengundurkan diri disebabkan dua faktor, yaitu Naufal Ansyori yang memasuki masa pensiun dan Amra Muslimin pindah tugas ke Bandiklat Provinsi Sumatera Selatan.

“Ditengah kesibukan tingginya intensitas penanganan perkara-perkara sengketa konsumen, BPSK dihadapkan dengan kendala mundurnya dua anggota BPSK dari unsur Pemerintah” ujar Nun sapaan Nurrusulhi Nawawi.

Dengan demikian, lanjut Nun, semua laporan konsumen yang masih dalam proses penyelesaian hanya dihadapi tujuh anggota saja. Dari Januari hingga Oktober saja BPSK Lubuklinggau telah menerima 30 laporan perkara, 25 perkara sudah diselesaikan melalui mediasi dan  arbitase,sedangkan sisanya masih dalam proses. “Kasus yang paling dominan dilaporkan ke BPSK yaitu sengketa pembiayaan kendaraan (leassing) mencapai80 persen,” tegasnya.

Kemudianm dikuti laporan mengenai  perdagangan makanan-minuman, label harga barang pada mini market dan kasus token listrik PLN dan  pembayaran pajak di Samsat Lubuklinggau.

Selain itu, ada juga laporan sengketa kredit perumahan dan juga kenaikan Suku bunga perbankan yang menjadi sengketa konsumen dengan produsen/pengusaha.

Untuk menuntaskan laporan tersebut, BPSK rutin menggelar sidang tiga kali dalam satu minggu yakni Rabu, Kamis dan Jumat. Dengan rata-rata penanganan perkara satu hari ada 3 sidang, baik itu mediasi ataupun arbitrase.

Diterangkanya, Ketua anggota BPSK tersebu telah mengajukan permohonan pengantian kepada  Kadisperindag Lubuklinggau, yang lebih lanjut akan disampaikan kepada wali kota guna  mengajukan dua nama penganti untuk diusulkan ke Kementerian Perdagangan RI untuk menerbitkan SK PAW anggota BPSK tersebut.

Dia menghimbau kepada seluruh masyarakat Lubuklinggau untuk segera melaporkan kasus atau sengketa konsumen dengan BPSK Lubuklinggau,agar dapat segera tertangani dengan solusi terbaik,antara konsumen dengan produsen.

TEKS : SRI PRADES
EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com