Bantuan Raskin Empat Lawang Ditambah Dua Kali Lipat

 426 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS

Masyarakat Empat Lawang tercatat Rumah Tangga Miskin (RTM) bakal tersenyum semringah. Bantuan beras miskin (Raskin) bakal ditambah dua kali lipat dari biasanya.

Demikian disampaikan Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setda Empat Lawang, Yulius Sugiantara, pekan silam (22/10/2015).

Kata Yulius, membantu warga RTM akibat kemarau panjang, pemerintah menambah bantuan raskin, dengan rincian bulan ke 13 pada September dan bulan ke 14 pada November dua kali lipatan dari bantuuan sebelumnya.

Sesuai dengan surat pemberitahuan dari Gubernur Sumsel untuk Bupati Empat Lawang yang isinya ada penambahan bantuan raskin.”Ya memang ada perubahan yakni bantuan pada September dan November itu menjadi dua kali lipat dari pada bantuan sebelumnya, “ujarnya.

Dijelaskan Yulius, masyarakat atau RTM di Kabupaten Empat Lawang sebanyak 11. 037 ribu terdiri dari 10 Kecamatan yang ada. Sebelum adanya penambahan Raskin 1.986,660 kelogram pertahun, sedangkan dengan adanya penambahan tersebut 331.110 kelogram pertahun.

“Tentunya dengan adanya penambahan ini salah satu bentuk peduli atau bantuan Pemerintah kepada masyarakat miskin, agar bisa meringankan beban mereka,” jelasnya.

Yulius tidak menampik adanya dugaan penyaluran raskin yang tidak tepat sasaran. Pasalnya memang sering terdengar hal itu terjadi di lapangan. Diduga ada oknum-oknum yang memberikan bantuan raskin tidak tapat sasaran atau pilih kasih. Nah untuk mengantisipasi itu pihaknya sudah berencana  membuat plat di setiap RMT, sesuai dengan data dari BPS. Di 2016 mendatang akan kita anggarkan pembuatan plat tersebut.

Selain itu, lanjutnya bisa melacak RMT yang memang benar miskin, karena kalau hanya mengacu dari data BPS tentunya bisa saja ada perumbahan. Dia mencontohkan tahun sebelumnya memang mereka tergolong miskin, namun dua tahun kemudian mereka mendapatkan rejeki tentunya tidak termasuk lagi dalam ketegori RTM.

“Bisa saja ada perubahan dari data BPS tadi, karena kehidupan manusia itu selalu berubah dan tidak akan sama seperti tahun sebelumnya, “tutur Yulius.

Dia menambahkan kalau untuk penyalurannya pihaknya hanya mengeluarkan SPA saja, sedangkan penyalurannya itu melalui bulog. Setelah itu bulog menyerahkan kepada Kades atau RT. “Yang memiliki tangung jawab sepenuhnya itu kades dan RT untuk memberikan ke penerima, “ tegasnya.

TEKS : SAUKANI

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster