3 Komplotan Jambret di Muara Enim di Bekuk, 2 Diantaranya Berstatus Pelajar

 396 total views,  2 views today

MUARA ENM, KS

Berakhir sudah petualangan komplotan jambret yang sering beraksi di wilayah Kota Muara Enim. Jajaran Satreskrim Polres Muara Enim akhirnya berhasil membekuk tiga remaja yang 2 diantaranya masih berstatus pelajar tingkat SMA.

Ketiga tersangka antara lain Romi Gusti Permana (18), warga Pelita Sari Kota Muara Enim. Kemudian inisial MRM (17), warga Perumahan Darusalam berstatus pelajar kelas XII SMA di Muara Enim serta Ger (15), warga Perumahan Darussalam berstatus pelajar kelas X SMA Muara Enim.

Romi Gusti Permana dan MRM diamankan  saat sedang berada di dalam kamar Losmen Baru di Jalan Jenderal Sudirman sekitar pukul 11.00 WIB belum lama ini. Sedangkan Ger diamankan dirumahnya.

Saat petugas mengamankan Romi dan MRM di Losmen Baru, polisi juga mendapati 5 remaja lainnya sedang berada di kamar losmen tersebut. Tiga diantaranya adalah remaja perempuan serta dua remaja laki-laki Febi (19), warga Jalan Majapahit Kota Muara Enim serta Ebiyansyah (16), warga Kelurahan Muara Enim. Kelimanya turut diamankan ke Mapolres Muara Enim untuk dimintai keterangan terkait hubungan mereka dengan komplotan jambret tersebut.

Kronologis kejadiannya, pekan silam (22/10/2015) pihak Satreskrim Polres Muara Enim mendapatkan laporan adanya dua kejadian penjambretan masing-masing di Jalan Cut Nyak Dien depan Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu Kelurahan Tungkal Muara Enim dan di Jalan Bambang Utoyo tidak jauh dari hutan kota Muara Enim.  Personel Satreskrim dipimpin langsung Katim Lidik Aipda Hasyim langsung melakukan pengembangan dengan membentuk tim.

Polisi kemudian mendapatkan informasi mengenai ciri-ciri pelaku. Pelaku diduga salah satunya adalah Fr,(17) buron. Hasil pengembangan didapatkan informasi jika komplotan Fr sering berada di seputaran Losmen Baru.

Petugas akhirnya merapat ke lokasi tersebut. Benar saja, setelah dilakukan penggeledahan di dua kamar petugas mendapati tersangka Romi dan MRM. Salah satu tersangka kedapatan membekal kunci T yang diakui mereka adalah milik  Fr.

Akhirnya keduanya mengakui terlibat dalam beberapa aksi penjambretan. Selain Fr, rekan mereka yang lain adalah Ger warga Darussalam. Benar saja, setelah diamankan dari rumahnya dan ditemukan dengan kedua tersangka, Ger juga mengakui jika dirinya sudah empat kali terlibat aksi penjambretan.

Para pelaku juga menunjukan lokasi-lokasi mereka melakukan aksi penjambretan dan tempat dimana mereka membuang barang bukti berupa dompet milik korban yang dibuang setelah isinya mereka ambil. Bahkan salah satu korban adalah nenek-nenek bernama Romlah (60), warga Desa Lubuk Empelas Kecamatan Kota Muara Enim yang baru pulang dari memeriksakan matanya karena Katarak di RS HM Rabain Muara Enim.

Salah satu tersangka lainya yaitu MRM mengaku, sasaran mereka selama ini ibu-ibu. Alasanya karena korban tidak akan melawan dan tidak akan melakukan pengejaran. Hasil melakukan aksi sering mereka habiskan untuk pesta pora termasuk mengajak pacar-pacar mereka menginap di Losmen Baru tersebut. “Memang sengaja mengincar ibu-ibu pak, karena mereka tidak melawan dan mengejar,” ujarnya.

Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto melalui Kasat Reskrim AKP Khalid Zulkarnaen didampingi Kanit Pidum Ipda Heri Irawan membenarkan penangkapan ketiga pelaku. Satu pelaku yang diduga menjadi pimpinan komplotan tersebut sedang dalam pengejaran. Pihaknya saat ini masih terus melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus t ersebut. “Sedang kita kembangkan, termasuk memanggil para pelapor korban penjambretan yang melapor ke Polres Muara Enim sebagai saksi,” ujarnya.

Selain ketiga pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor Yamaha Mio dan 1 unit Honda Beat kesemuanya tanpa plat yang diduga sering digunakan para pelaku saat beraksi.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster