BNPB: Malaysia dan Singapura Kesulitan Padamkan Api di Sumsel

 394 total views,  2 views today

JAKARTA, KS

Bantuan dari Malaysia dan Singapura untuk menanggulangi kebakaran hutan sudah tiba di Palembang, Sumatera Selatan. Namun tim kedua negara ini kesulitan untuk memadamkan api. Apa sebabnya?

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, kebakaran hutan dan lahan kali ini terasa sulit sekali untuk ditanggulangi. Pasalnya cakupan hutan dan lahan yang terbakar sangat luas.

“Dan biasanya di permukaan sudah tidak terjadi kebakaran, tapi di dalam masih keluar asap sangat pekat,” ujar Sutopo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (12/10/2015).

Sutopo mengatakan, bantuan dari Malaysia dan Singapura ini difokuskan untuk memadamkan api di wilayah Sumatera Selatan. Titik api di wilayah ini masih terbilang tinggi, terutama di kawasan Ogan Komering Ilir (OKI). Kesulitan yang dialami seperti koordinat titik api yang masih kurang jelas.

“Nah bahkan kemarin dari tim Malaysia mengalami kesulitan karena saking banyaknya titik api yang ada. Kemudian juga dari tim Singapura mengatakan mengalami kesulitan meminta agar koordinatnya minta dipastikan di mana yang harus dijatuhkan. Kemudian juga meminta titik-titk api yang ada,” kata Sutopo.

“Kalau tim Indonesia karena sudah lama melakukan penanganan dengan mandiri, artinya kita tetap dibantu dari posko tapi situasinya ketika mencari sumber-sumber air, kita cari yang dekat,” tambahnya.

Sutopo mengatakan, saat ini ada sekitar 11 pesawat yang beroperasi untuk memadamkan api. Briefing dilakukan setiap hari di bawah koordinasi BNPB.

“Nah, setiap pagi dilakukan briefing dari crew 11 pesawat untuk menentukan pembagian tugas, titik mana saja mereka melakukan penanganan, ketinggiannya pun kita atur, karena ini menyangkut pergerakan pesawat yang sangat cepat di lokasi yang relatif sama, agar aman maka kita atur. Kita lakukan secara terus menerus. Dan alhamdulilah kemarin sudah banyak hujan terutama di Riau, Kalbar, Kalsel, Kaltim, banyak hujan,” kata Sutopo. (rjo/hri)

TEKS / FOTO : DETIK.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster