Surat Larangan Bagunan Liar di Jakabarung Masih Jadi “Macan Kertas”

 250 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS

Polisi Pamomg Praja (POL PP) Kota Palembang hingga saat ini mau tidak mau harus kerja ekstra, terkait masih adanya ribuan bangunan liar di kawasan Jakabaring, salah satu lokasi pelaksanaan Asian Games 2018 di Sumatera Selatan 2018.

Upaya secara administrasi sampai kini masih terus dilakukan. Pol PP Kota Palembang sudah beberapa kali mengirim surat teguran kepada warga yang dinggap memiliki bangunan diatas lahan hijau. Namun sampai saat ini warga seolah cuek. Surat edaran itu seolah dianggap “macan kertas” yang tak akan menggusur keberadaan mereka.

“Masyarakat masih banyak yang tidak mengindahkan surat yang dilayangkan,” ujar Kasat Pol PP Palembang, Tatang Dukadiredja, belum lama ini di Palembang, Selasa (7/10/2015).

Larangan mendirikan bangunan di atas lahan hijau ini berdasarkan pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2010 tentang IMB bahwa tidak boleh ada bangunan di atas lahan hijau.

“Apa yang kita lakukan adalah sesuai dengan acuan dan pedoman. Tugas kami memang menjalankan Perda yang ada. Bagi masyarakat yang masih memiliki bangunan di atas lahan hijau segera untuk membongkarnya sendiri dan silahkan pindah ke tempat yang memiliki surat-menyurat yang sah,” tegasnya.

Dijelaskan Tatang, lahan hijau tersebut ialah lahan yang difungsikan untuk penghijauan dan pertamanan. Sedangkan bangunan semi permanen dan permanen tidak boleh berdiri di atasnya kecuali dimanfaatkan untuk yang disebutkan di atas tadi.

“Seperti di daerah Jakabaring, di kawasan sana masih banyak bangunan liar yang berdiri bahkan ada yang permanen. Kita bukan membiarkan berdiri begitu saja. Akan tetapi, kita sudah beberapa kali peringatkan dengan surat dan sosialisasi langsung. Para warga pun tetap acuh dan masih mendirikan bangunan,” katanya.

Tatang melanjutkan, sebelum melakukan pembongkaran, pihaknya terlebih dahulu akan melayangkan surat peringatan terkait akan pembongkaran tersebut.

“Kalau kita prediksi masih terdapat ratusan bahkan bisa jadi seribu lebih bangunan liar yang masih berdiri di atas lahan hijau. Tidak hanya itu, para Pedagang Kaki Lima (PKL) liar pun akan kita tertibkan,” katanya.

Apalagi Kota Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang, Tatang melanjutkan, pihaknya juga bekerjasama dengan dinas dan instansi terkait untuk ikut mensosialisasikan agar warga tidak mendirikan bangunan di atas lahan hijau.

Sementara itu, Sekretaris Pol PP Palembang, M Sabar menambahkan, target hingga 2018 mendatang semua bangunan liar akan ditertibkan. Sehingga proses menuju Asian Games nanti tidak menimbulkan masalah yang mengganggu estetika tata letak bangunan.

“Secara bertahap kita sudah melakukan sosialisasi ke warga agar tidak mendirikan bangunan di atas lahan hijau. Pemkot Palembang juga sudah merencanakan membangun rusun bertingkat 20 lantai. Itu bisa membantu warga yang rumahnya belum memiliki IMB,” pungkasnya.

TEKS : IMAMAH AL-GHONY
EDITOR : IMRON SUPRIYADI




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster