Pilkades Hidup Baru Kecamatan Benakat Bermasalah, Total Suara Terkumpul 1150, Ketika di Hitung Berkurang

76 total views, 3 views today

MUARAENIM, KS

‎Proses Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di seluruh wilayah dalam Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan telah rampung dilaksanakan secara serentak sejak tanggal 28 September 2015. Namun di balik proses pelaksanaan Pilkades tersebut, ternyata masih menyisakan kecurangan pada proses Pilkades, tepatnya di Desa Hidup Baru, Kecamatan Benakat, Kabupaten Muara Enim.

FT. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Muara Enim, Drs H. Fajri Erham MM (Foto.Dok.KS/Aldo)

Drs H Fajri Erham MM, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Muara Enim, (Foto.Dok.KS/Aldo)

Dari laporan panitia, jumlah suara yang terkumpul sebanyak 1150 suara yang terkoordinir. Namun ketika di lakukan pengumuman hanya berjumlah 1141 suara. Dengan begitu ada 9 suara yang dinyatakan hilang. Akan tetapi ketika suara yang masih tersegel itu hendak dibuka untuk dilakukan penghitungan kembali menjadi 1147 suara.

“Ada suara yang dimasukan double didalam kotak suara, sebanyak 6 suara,” tutur Suguh, kepada Hendro aldo Irawan, Reporter RGBA FM, salah seorang warga Desa Hidup Baru yang pada saat perhitungan ikut menyaksikan.

Lebih lanjut kata dia, dirinya tidak tahu dimana letak 9 suara yang hilang. Sebab ketika dihitung bertambah 6 suara. Jadinya yang hilang 3 suara yang sampai pada saat ini belum ditemukan.

“Jelas ada kesalahan atau kecurangan didalam pemungutan suara tersebut, kalau tiba-tiba ada 6 suara ditemukan dalam kotak suara yang disegel,” ujarnya.‎

Hal senada dikatakan Edi, warga desa setempat. Menurutnya warga hanya ingin Pilkades harus adil dan jujur tanpa kecurangan sedikitpun. “Yang kita inginkan adalah kebenaran dari pemilihan tersebut.‎ Jangan sampai baru awal sudah ada kecurangan, lalu bagaimana kalau nantinya kedepan, jelas akan menjadi lebih parah lagi. Visi dan misi yang benar dan baik untuk masyarakat, bukan untuk membodohi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Muara Enim, Drs H. Fajri Erham MM melalui Kabid Adminitrasi dan Pemerintahan Desa, Mei Kusuma ketika di konfirmasi, Kamis (8/10/2015) mengatakan, untuk permasalahan Pilkades yang terjadi di Desa Hidup Baru akan segera diselesaikan. Pihak BPMDP akan segera mencarikan solusi yang terbaik.

“Masalah seperti ini kita selesaikan bertahap, dari desa itu sendiri. Jika masih belum, naik ke jenjang kecamatan, jika masih belum selesai lagi, naik ke tingkat kabupaten,” jelasnya.

Lebih lanjut kata Mei, sementara ini pihaknya masih menyerahkan persoalan tersebut ke panitia pemilihan kepada desa. Setelah itu lanjut Mei bila belum selesai bisa di lakukan di tingkat Kecamatan. Akan tetapi jika belum selesai juga, hingga sampai di tingkat kabupaten masih belum dapat diselesaikan, maka akan diproses secara hukum.

“Ya tentu bisa di proses secara hukum nanti bila tak kunjung dapat di selesaikan.

Saat ini kami akan melakukan rapat terlebih dahulu untuk membahas masalah tersebut bersama-sama. Dan tentunya dalam waktu dekat kita akan turun langsung ke lapangan,” ujarnya.

TEKS / FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN – REPORTER RGBA FM

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com