Shalat Istisqa : Minta Hujan dan Introspeksi Diri Umat Islam

 368 total views,  2 views today

LUBUKLINGGAU, KS

Kemarau panjang yang menghantui Kota Lubuklinggau tidak hanya membuat kekeringan. Tetapi, pekan ini ini terjadi pemadaman listrik bergilir di wilayah kota berslogan Sebiduk Semare ini. Menurut informasi, hal ini terjadi disebabkan defisit energy karena hujan tak kunjung turun di Bumi Sumatera Selatan.

Demi mendapatkan hujan yang lama tidak mengguyuri Lubukinggau, sejumlah tokoh masyarakat melakukan sholat Istisqa atau untuk minta hujan.  Shalat ini dilaksanakan di halaman Masjid Taqwa Kelurahan Siring Agung, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II, sekitar pukul 15.00 WIB pada Sabtu (3/10/2015). Ibadah meminta hujan ini dipimpin Ustad Sholeh diikuti ratusan jemaah dan dilanjutkan khotbah oleh Dedi Irama.

“Mudah-mudahan Allah Swt segera menurunkan hujan. Dan kondisi ini  mengingatkan kita akan kealpaan dan dosa. Mungkin selama ini kita meninggalkan apa yang telah menjadi perintahnya,” kata Dedi Irama.

Ia mengingatkan agar manusia tidak berburuk sangka (suudzon). Sebab cobaan yang saat ini bukanlah tanda Allah SWT tidak menyayangi umatnya. Melainkan, Allah Swt menyayangi umat Islam dan menegur supaya introspeksi diri sehingga menjadi manusia yang lebih baik.

Sementara itu, Camat Lubuklinggau Selatan II, Kgs Ferry  menerangkan sengaja mengajak warga melaksanakan sholat Istisqa untuk meminta hujan kepada Allah SWT.

TEKS : SRI PRADES

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster