Enam Kampus di Sumsel Resmi Dinonaktifkan Kemenristek Dikti

 879 total views,  2 views today

Palembang-KS | Kemenristek Dikti terus berupaya membereskan kampus-kampus yang bemasalah. Bahkan, sejumlah kamus pun diindentifikasi bermasah dengan menyelenggarakan pembelajaran yang tidak sesuai aturan, bahkan ada yang memperjual beikan ijazah. seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

Muncul pengumuman bahwasanya ada 243 Kampus resmi ditutup sejak 29 Maret lalu, ratusan kampus ini diduga bermasalah, baik terkait masaah perizinan, atau memang ‘’Abal-abal.

Kopertis XII mengumumkan dalam situsnya nama-nama lengkap kamus yang dinonaktifkan tersebut. Dalam penjelasannya, Kopertis XII menyatakan kampus-kampus yang dinonaktifkan belum tentu abal-abal, tapi bisa juga kampus berizin namun melakukan pelanggaran beberapa pelanggaran.

Menristek Dikti Muhammad Nasir membenarkan soal data tersebut. “Betul, yang diumumkan Kopertis sekitar 200-an lebih itu,” ujar Nasir seperti dilansir pojoksatu.id, dan jpnn.com. Kamis (1/10).

Di Propinsi Sumatera Selatan yang terpantau oleh KabarSumatera ada 6 Perguruan Tinggi yang dinonaktifkan, Mayoritas diantaranya adalah Akademi dibidang Kesehatan. Berikut adalah daftar legkapnya.

  1. Akademi Kebidanan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
  2. Akademi Keperawatan Sapta Karya Prop. Sumatera Selatan
  3. Akademi Perikanan Wachyuni Mandira Prop. Sumatera Selatan
  4. Akademi Analis Kesehatan Widya Dharma Prop. Sumatera Selatan
  5. Akademi Akuntansi Unggulan SMB Palembang Prop. Sumatera Selatan
  6. STKIP Sera Prop. Sumatera Selatan

 

Teks : Ghufron/KS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster