Bangunan MIN Tegur Wangi Terbengkalai

 226 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS – Keberadaan gedung  Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Tegur Wangi Kelurahan Pagar Wangi Kecamatan Dempo Utara Kota Pagaralam, sejak 2013 silam selesai dikerjakan belum juga diresmikan agar dapat dioperasikan.

   Pengerjaan bangunan 3 ruang kelas baru (RKB), 4 unit toilet dan 1 bangunan kantor tersebut, telah menyerap dana APBD Kota Pagaralam tahun 2013 sekitar Rp. 900 juta itu  hingga kini belum juga ditempati alias terbengkalai.

   Nando, warga setempat mengatakan, pembangunan sekolah MIN Tegur Wangi yang sudah selesai dikerjakan sejak 2013 silam, hingga kini belum juga diresmikan. Sementara beberapa fasilitas yang ada sudah banyak yang mengalami kerusakan, seperti pasangan lantai keramik sudah banyak pecah dan terkelupas. Kemudian plafond teras RKB sudah banyak mengalami kerusakan, seperti terkena resapan air hujan hingga banyak bintik hitam dan warna catnya sudah banyak memudar.

   “Sejak selesai dikerjakan, bangunan sekolah  yang telah menyerap uang negara hampir mencapai 1 miliar itu terkesan  terbengkalai. Apalagi ada beberapa fasilitas sekolah dimaksud banyak manegalami kerusakan,” ujarnya, kemarin (28/8).

   Selain itu lanjutnya, keberadaan fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar, seperti meja, kursi dan lemari (meubeler) banyak mengalami kerusakan akibat terlalu lama tidak digunakan. Termasuk pula areal lahan yang ada di seputaran kawasan lembaga pendidikan itu sudah banyak ditumbuhi rumput ilalang yang tingginya hampir mencapai sekitar 2 meter lebih.

   “Selain ada beberapa fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan, termasuk pula meubeler yang ada dibiarkan berserakan dan mengalami kerusakan,” kata Nando seraya berujar, keberadaan semak belukar disekitar areal sekolah tumbuh subur hampir mencapai 2 meter.

   Meski begitu katanya, keberadaan bangunan sekolah yang telah menyerap uang negara hampir mencapai Rp. 1 miliar itu, sepertinya ada pembiaran alias dibengkalaikan.

   “Sangat disayangkan bila bangunan tersebut dibiarkan terbengkalai begitu saja. Apalagi uang negara yang terserap pada bangunan sekolah dimaksud hampir mencapai Rp. 1 miliar,” paparnya.

   Ditambahkan Didi, warga lainnya menuturkan hal yang sama. Ia mengatakan, kalau bangunan sekolah tersebut tidak segera dioperasikan, tidak menutupkemungkinan kian hari semakin banyak fasilitas sekolah yang mengalami kerusakan.

   “Saat ini banyak daun dan rumput kering berserakan didalam ruangan yang ada. Bahkan banyak kotoran hewan pun menempel di lantai keramik hingga terkesan kotor dan berbauh,” jelasnya.

   Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pagaralam, Drs Supawi Cekman MM tak menampik bila keberadaan bangunan sekolah MIN Tegur Wangi hingga kini belum juga dioperasikan.

   “Jika tidak ada halangan, hari ini (29/8) kita akan menurunkan tim guna melakukan kroscek terhadap keberadaan bangunan sekolah MIN Tegur Wangi Kelurahan Pagar Wangi Kecamatan Dempo Utara,” ujarnya singkat saat dihubungi via ponselnya.

Teks: Antoni Stefen

Editor: Imron Supriaydi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster