Diterpa El Nino, Produksi Padi Empat Lawang Tetap Stabil

 278 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Meskipun masuk daftar daerah terkena dampak fenomena el Nino di wilayah provinsi Sumatera Selatan, produktifitas hasil produksi panen padi sawah di Empat Lawang stabil.

“Tidak ada gagal panen, meskipun terjadi penurunan debit air belum mempengaruhi produksi panen,” jelas Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan (DP3) Empat Lawang, Rudianto, kemarin (24/8).

Ia mencontohkan, produktifitas hasil panen di wilayah Kecamatan Saling dan Pasemah Air Keruh, data Badan Pusat Statistik (BPS) masih sekitar 5,8 ton per hektar.  Begitu juga dengan delapan kecamatan lainnya, produksi pertanian masih normal. Sebab, beberapa bulan ini, hujan masih mengguyur meskipun tidak setiap hari.

Realisasi produksi padi sawah di Empat Lawang per Januari hingga Juli 2015, beber Rudianto, untuk Kecamatan Muara Pinang mencapai 9.631 ton, kecamatan Lintang Kanan, 10.858 ton,  sedangkan kecamatan Pendopo mencapai 9.040 ton, Sikap Dalam sebanyak 7.465 ton,  Pendopo Barat mencapai 3.144 ton, kecamatan Ulu Musi produksi 10.231 ton, kecamatan Pasemah Air Keruh produksi terbesar mencapai 20.538 ton, sementara Kecamatan Tebing Tinggi produksi padi mencapai 9.110 ton.

Kecamatan Saling imbuh Rudianto, produksinya 4.346 ton dan Kecamatan Talang Padang mencapai 4.451 ton. Dengan demikian secara keseluruhan produksi padi sawah Kabupaten Empat Lawang, per Januari-Juli 2015 mencapai 88.797 ton. Dengan rincian hampir seimbang, produksi bulan Januari sebanyak 12.128 ton, bulan Februari 12.014 ton, bulan Maret sebanyak 12.062 ton, April mencapai 13.158 ton, Mei produksinya 12.875 ton dan Juni meningkat menjadi 13.393 ton sementara bulan Juli mencapai 13.166 ton. “Untuk Agustus ini juga memasuki musim panen, namun kita memprediksi hasil produksi tetap normal meskipun ada imbas El Nino,” bebernya.

El Nino jelas Rudianto, bukan hanya berdampak di wilayah Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati saja. Beberapa daerah lain di wilayah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) seperti Musi Rawas, OKU Timur, OKU Selatan, OI, OKI, Banyuasin dan Lahat.

Pihaknya mengklaim lahan persawahan di Empat Lawang tidak ada yang mengalami kekeringan akibat musim kemarau ini. Tapi lahan yang mengalami kekeringan yakni lahan tanaman kedelai di Kecamatan Muara Pinang.

“Sawah yang kekeringan belum ada, tapi ada tanaman kedelai yang kekeringan di Muara Pinang. Jumlah lahannya belum bisa dipastikan karena masih di data. Namun semua itu secepatnya akan diatasi dengan menggunakan pompa air,” kata Rudianto menambahkan, dalam kondisi diterpa El Nino, DP3 tetap melakukan pengawasan. “Kita upayakan pengawasan, jika ada kendala segera diupayakan solusi cepat,” tukasnya.

Teks: Saukani

Editor: Jerri Erandi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster