Terpaksa Beli Air Bersih Rp 180 Ribu Per Tangki

 578 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Kemarau panjang dan kekeringan di Kabupaten Empat Lawang, khususnya kecamatan Tebing Tinggi kian menyulitkan. Demi memenuhi kebutuhan air bersih, warga terpaksa membeli ari dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) hingga Rp 180 ribu per tangki. Maklum, hanya sebagain kecil wilayah Empat Lawang dialiri PDAM.

Keluhan disampaikan Suhartini (40) warga Desa Mekarti Jaya, Kecamatan Tebing Tinggi, dirinya terpaksa memenuhi kebutuhan air bersih dengan membeli air PDAM karena air sumur mengalami kekeringan. Dia terpaksa mengeluarkan uang senilai Rp180 ribu untuk membeli air PDAM satu tangki.

“Bukan sumur kami saja yang kering, sumur warga lainnya juga kering. Kalau sumur tetangga tidak kering, saya sering minta air dengan mereka, tapi sekarang sumur sudah banyak kering,” ujarnya.

Dijelaskannya, satu tangki air PDAM yang dibelinya seminggu yang lalu dalam waktu satu minggu langsung habis. Mengingat akan pentingnya kebutuhan air sekarang ini, dia terpaksa berhemat air dan kalau hendak mandi sering pergi ke sungai.

Secara terpisah, Direktur PDAM Empat Lawang, Abdul Goni mengatakan, air PDAM memang dijual, per tangki harganya mulai dari Rp150 ribu. Harga tersebut bisa lebih tinggi jika jarak yang ditempuh cukup jauh.

Permintaan warga terhadap air PDAM masih normal. Sebab warga juga banyak membeli air di tempat lain yang menggunakan tedmond. 
Mobil tangki yang beroperasi saat ini, kata Goni, hanya satu unit dengan muatan 5000 liter. Sementara satu unit mobil tangki lainnya masih diperbaiki dan diperkirakan September nanti bisa beroperasi.

“Satu mobil masih rusak di bagian bannya. Tapi mudah-mudahan September nanti bisa beroperasi. Muatan  mobil tangki yang ini hanya 4000 liter,” tukasnya. 

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster