Jelang Idul Adha Kebutuhan Pokok Melambung

 220 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS – Menjelang perayaan Idul Adha 1436H, sejumlah kebutuhan pokok dibeberapa pasar tradisional yang ada di Kota Pagaralam melambung. Misalnya daging sapi, sejauh ini harganya mencapai Rp 120 ribu per kilogram sejak satu bulan terakhir hingga membinggungkan pembeli. Lalu harga telor ayam pun melambung, sebelumnya Rp. 38 ribu per karpet sekarang naik Rp.43 ribu perkarpet. Termasuk pula ayam pramuka naik menjadi Rp. 43 ribu, sebelumnya Rp.37 ribu per ekor. Kemudian gula sebelumnya Rp.10 ribu menjadi Rp.11 ribu perkilo, bawang putih Rp.18 ribu,  gula merah Rp. 22 ribu.

   Misnawati (48) pedagang daging sapi di pasar Induk Nendagung mengatakan, di pagi hari ia  menjual daging seharga Rp120 ribu. Sementara  menjelang siang hingga sore hari, harga daging menurun Rp110  ribu per kilogram.

   “Pagi hari, dagingnya masih segar dan pembelinya dari kalangan usaha warung bakso dan restoran. Sementara siang menjelang sore ramai pengunjung dari ibu-ibu rumah tangga dengan dihargai Rp. Rp 110 ribu per kilogram,” katanya, kemarin.

   Hal serupa dikatakan Aan, pedagang lainnya. Sejauh ini kenaikan harga daging sapi tergantung banyak sedikitnya persedian daging dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) yang ada. Itupun mesti didatangkan dari luar daerah seperti Manna Bengkulu dan Lampung, karena di Pagaralam sendiri tergolong sedikit dan  sebagian besar para peternak  belum mau menjual hewan ternaknya.   

   “Meski begitu, menaikan harga daging sapi bukan akal-akalan para pedagang, tapi memang persediannya sedikit di sejumlah rumah potong hewan,”  terangnya.

   Ia mengatakan, menjelang hari raya kurban, pasokan daging sapi tergolong sedikit. Sementara harganya memang sudah naik, hingga  berpengaruhi  para pembeli seperti saat ini.

   “Kami pun binggung dengan adanya kenaikan harga daging. Begitu pula pembeli  kian hari  semakin menurun,” keluhnya.

   Ditambahkan Taminah (52) pedagang warung nasi dikawasan Komplek Perkantoran Gunung Gare berujar, menjelang Idul Adha sejumlah bahan pokok terus mengalami kenaikan.

   “Sebagai pedagang kecil, kami juga binggung jika mau menaikan harganya. Sementara harga bahan pokok terus naik,” sambungnya.

   Terpisah, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Meneggah dan Pengelolaan Pasar  (Disperindagkop UKM PP) Kota Pagaralam, Rahmat Madro SSos mengatakan,  kenaikan harga tergantung mekanisme pasar.

   “Tugas kita hanya monitoring saja, sementara kondisi di lapangan bisa saja terjadi adanya perubahan harga,” singkatnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster