Puluhan Ayam Milik Warga Rebah Tinggi Mati Mendadak, Diduga Terserang Virus dan Bakteri

 144 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS-Menghadapi cuaca yang sudah tidak menentu seperti sekarang ini,  Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) himbau lapisan masyarakat agar dapat memperhatikan kebersihan sejumlah kandang pemeliharaan hewan unggas. Mengingat keberadaan virus dan bakteri mudah berkembang biak.

   “Kebersihan kandang harus kering dan terjaga. Mulailah melakukan penyemprotan desinfektan agar bakteri dan virus mati,” kata Kepala Disnakkan Kota Pagaralam, Sukman ST MM melalui, drh Anhar, kemarin.

   Ia mengatakan, perubahan cuaca yang sudah tidak menenti seperti sekarang ini, keberadaan virus dan bakteri mudah menyebar. Seperti puluhan ayam dalam satu kandang, milik warga Dusun Sandar Angin, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, mati mendadak yang diduga terserang virus.
   “Saat ini memang virus dan bakteri mudah berkembang biak. Untuk itu, bagi pemilik pemeliharaan hewan unggas untuk menjaga kebersihan kandang,” imbaunya.

   Sebelumnya, ada 17 ayam milik warga warga Dusun Sandar Angin, Kelurahan Rebah Tinggi, Kecamatan Dempo Utara, mati mendadak dengan gejala ngorok dan berlendir. Sehingga keberadaan kandang ayam milik mereka langsung dibongkar dan dibakar agar ayam milik warga lainnya tidak ikut tertular.

   “Sebagai langkah antisipasi, saya membongkar lalu membakar kandang ayam tersebut guna mencegah agar ayam lain tidak ikut tertular dan terserang oleh virus tersebut,” kata Icen warga setempat seraya berharap agar instansi terkait dapat segera memberikan bantuan obat berupa vaksin dan desinfektan guna mengatasi penyebaran  bakteri dan virus dimaksud.

Teks: Antoni Stefen

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster