Pejabat di Empat Lawang Ramai-Ramai Ganti Nomor HP, Takut Disadap KPK

 277 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Sejumlah kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan pejabat di Pemkab Empat Lawang, ramai-ramai ganti nomor hand phon (HP) atau phonsel. Ini menyusul, informasi dugaan adanya penyadapan komunikasi para pejabat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lainnya.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, pasca penahanan bupati Empat Lawang H Budi Antoni Aljufri (HBA), yang ditetapkan sebagai tersangka kasus suap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu. Pejabat di Empat Lawang ketar ketir dan sulit dihubungi, bahkan tidak sedikit juga pejabat jarang ngantor dengan alasan melaksanakan tugas dinas luar (DL).

Selain jarang ditempat, sejumlah pejabat tidak bisa dihubungi melalui phonselnya. Sumber menyebutkan, tidak aktifnya nomor phonsel para pejabat Empat Lawang tersebut karena takut disadap KPK. “Nomor kami sudah disadap KPK, makanya diganti,” ujar salah satu pejabat di Empat Lawang.

Pejabat tadi menyebut, tidak berani mengangkat telephon dari nomor baru belum dikenal. Sebab, ada kekhawatiran nanti secara otomatis system penyadapan masuk.

Disisi lain, akibat para pejabat sering gonta-ganti nomor phonsel. Pelayanan publik sedikit terkendala, bahkan diakui para staf PNS, mereka pun kesulitan menghubungi pimpinannya.

Sekda Empat Lawang, H Burhansyah ketika dikonfirmasi, tak menampik baru-baru ini memang banyak kepala SKPD dan pejabat ganti nomor HP. Namun kata Sekda, bukan berarti karena ada penyadapan KPK atau penegak hukum lainnya saja, memang sebagian pejabat ganti nomor HP karena nomor sebelumnya terlalu terpublikasi.

“Saya juga ganti nomor, bukan karena disadap. Banyak sekali nomor tidak dikenal masuk, bahkan ada kesan ancaman, makanya saya ganti,” elak Burhansyah.

Ia tak melarang pejabat ganti-ganti nomor HP, asalkan komunikasi tetap aktif. Jangan sampai gara-gara ganti nomor HP terus, pelayanan publik terkendala. “Sejauh ini, pejabat yang ganti HP melapor, komunikasi masih lancar saja,” tukasnya. 

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster