Proyek Pelebaran Jalan Pasar Tebing Tinggi Asal “Trabas”

 293 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Dengan alibi mengejar waktu, pekerjaan pelebaran jalan dan pembangunan drainase jalinsumteng pasar Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang terkesan asal “trabas”. Akibatnya, dua bulan terakhir sudah beberapa kali terjadi kerusakan jaringan telkom dan layanan speedy sejumlah pelanggan di Tebing Tinggi.


Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, ratusan pelanggan speedy di Kecamatan Tebing Tinggi mengeluh akibat sering terputusnya jaringan internet dari Telkom. Terlebih bagi pengusaha warung internet (Warnet), yang berdampak pada omzet mereka perbulan.

Sementara pelanggan internet speedy lainnya juga mengeluh, karena mereka membayar biaya paket perbulan, sedangkan fasilitas internet yang mereka nikmati hanya beberapa hari saja. “Saya beli paket unlimitide setiap bulannya, tapi internetnya sering putus hingga tujuh hari lebih. Sebagai pelanggan, tentunya saya merasa dirugikan,” keluh Wati (30), salah satu warga Tebing Tinggi.

Begitu juga, beberapa pengusaha Warnet di Tebing Tinggi mengaku, sejak pengerjaan pelebaran jalan dan pembuatan drainase dilakukan di sepanjang pasar Tebing Tinggi, jaringan internet mereka seringkali putus. Hal ini menyebabkan omzet perbulan mereka turun drastis dan pelanggan mereka menjadi berkurang. “Banyak kerugian yang kami alami, sejak jaringan internet sering putus. Selain pendapatan berkurang drastis, kepercayaan pelanggan pun makin berkurang,” ujar salah satu pengusaha warnet yang minta namanya tidak disebutkan.

Sementara itu, Zulhendri, Kepala Telkom Tebing Tinggi saat dimintai keterangannya menyebutkan, seringkali jaringan internet terputus karena pengerukan drainase oleh alat berat, pada saat mereka sedang tidak berada di lokasi pekerjaan.

“Jika ada jadwal pengerjaan pengerukan, pegawai kami selalu standby di lokasi. Namun sudah beberapa kali kabel jaringan speedy terputus, saat pengerukan diluar jadwal dan pegawai sudah tidak ada dilokasi pekerjaan,” ungkap Zulhendri.

Ia berharap, meskipun pengerjaan pengerukan drainase dilakukan hingga menjelang fajar, hendaknya selalu dikoordinasikan dengan pihak Telkom. “Pelanggan juga diharap bersabar, karena kami pun berusaha semaksimal mungkin, agar jaringan internet tetap tersambung,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) Empat Lawang, Fauzi melalui Sekretaris Yusran menyatakan, koordinasi antara beberapa instansi terkait sudah mereka lakukan beberapa kali, termasuk koordinasi pada Telkom Tebing Tinggi. Sedangkan pengerjaan diluar jadwal, menurut Yusran diduga karena pihak ketiga ingin mempercepat proses pengerjaan proyek tersebut, karena batas waktu pengerjaan proyek semakin menipis.

Tanpa saling menyalahkan pihak manapun, imbuh Yusran, pengerjaan proyek harus dipercepat agar tidak melebihi waktu kontrak kerjanya. Meskipun bekerja hingga menjelang fajar, semua instansi terkait hendaknya saling memahami dan saling berkoordinasi. “Agar tidak saling menyalahkan jika ada klaim dari masyarakat,”tukasnya. 

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster