Masih Ada Orgil Dipasung di Empat Lawang

 406 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Dinas Kesehatan (Dinkes) Empat Lawang membeberkan, saat ini masih banyak pasien gangguan kejiwaan atau dikenal orang gila (Orgil) dipasung keluarganya. Data sementara, dari 128 orang terganggu kejiwaannya, ada sekitar 25 orang dipasung.

Kepala Dinkes Empat Lawang, Taufik melalui Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes), Nurul mengakui itu, mengingat di Empat Lawang banyak masyarakat belum paham. Dengan berbagai alasan, masih saja memasung anggota keluarga yang mengalami gangguan kejiwaan. Padahal kata Nurul, itu bukanlah solusi pengobatan malah akan membuat semakin parah dan menyiksa.

“Nah kedepannya akan kita upayakan agar yang memiliki ganguan jiwa ini tidak lagi dipasung, akan tetapi harus diobati, “jelas Nurul menambahkan, Dinkes Empat Lawang akan mendatangi ke rumah keluarga pemasung tersebut, akan diberi pemahaman bahwa tindakan mereka itu salah.

Selain itu, Dinkes Empat Lawang memberikan pelatihan peningkatan kapasitas petugas pemeriksaan kesehatan jiwa dalam rangka menyukseskan program Indonesi bebas pasung.

Dengan adanya pelatihan ini, tentunya akan meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan supaya ganguan kesehatan bisa di  indentifikasih dan bisa di obati.”Dengan begitu, dokter dan perawat dapat optimal mendeteksi secara dini gejala gangnguan jiwa pada pasien,” imbuhnya.

Secara terpisah, spesialis kesehatan Dinkes provinsi sumsel, dr Farah mengungkapkan, gangguan kejiawaan terdiri dari berbagai jenis penyakit, penyebabnya pun terjadi dari berbagai latar belakang.

Untuk mendeteksi gejala gangguan kejiwaan pada pasien, beber Farah, petugas kesehatan harus memiliki pengetahuan khusus, diantaranya pemerikasaan secara keseluruhan, melalui tehnik pendekatan wawancara, dengan begitu, dokter dan perawat dapat optimal mendeteksi secara dini gejala gangguan jiwa pada seorang pasien. “Jenis penyakit gangguan kejiwaan, ada psikosis, neurosis, pecandu narkotika dan zat adiktif lainnya. Namun, tidak semua mengunakan zat aditif mengalami gangguan jiwa,”katanya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster