Nanan : Korupsi Sesungguhnya Sulit Dilakukan

 220 total views,  2 views today

LUBUKLINGGAU, KS – Korupsi menguntungkan diri sendiri atau kelompok dan golongan. Korupsi sesungguhnya saat ini sangat sulit dilakukan lagi. Karena ada sistem yang telah mangaturnya.

“Yang bisa gratifikasi dan suap atau sogok, itu yang bisa dilakukan, kalau mark up tidak bisa dilakukan” ujarnya saat membuka Rakerda KNPI Lubuklinggau.

Setiap proyek pemerintah dipotong 10 persen PPH dan PPN, 10-15 persen keuntungan pemborong dan 7 persen adminitrasi proyek.

“Jadi setiap kegiatan proyek pemerintah 30 persen dana nya tidak bisa untuk pengerjaan, karena sudah ketentuan ada pajak ke negera, adminitrasi pemerintah dan untuk keuntungan pihak rekanan,”

Sehingga, tudingan-tudingan pejabat melakukan mark up dalam proyek itu tidaklah benar karena hal tersebut tidak bisa dilakukan lagi, sebab sudah ada ketentuan harga satuan sebelum anggaran disahkan.

“Pemerintah Indonesia saat ini memang fokus pada pencegahan bukan penindakan,karena selama ini penindakan yang dilakukan tidaklah optimal,”

Nanan meminta penegak hukum dapat menindak atau menangkap orang-orang yang mengerjakan proyek pemerintah yang tidak tidak sesuai spek barang. Misal komputer, belum satu bulan komputer sudah rusak, kemudian bangun jalan, belum lama sudah rusak atau amblas. 

Teks: Sri Prades

Editor: Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster