Petasan Marak, Instansi Terkait Jangan “Tutup Mata” !

 219 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Meskipun berbahaya dan membuat bising, petasan masih dijual bebas di Ibukota Kabupaten Empat Lawang. Bahkan instansi terkait pemkab Empat Lawang seperti Disperindag, Satuan Pol PP dan Kepolisian terkesan tutup mata, tanpa adanya razia penertiban.

“Caknyo dibiarke be dam-dum petasan nih, kagek kalo la ado bahayo baru sibuk galo,” cetus IN (35) warga Tebing Tinggi, kemarin.

Ia berujar, suara petasan sudah dikeluhkan, karena mengganggu umat muslim sedang beribadah. Tak jarang, saat tarawih dan sholat subuh, suara petasan memekakkan telinga.

Suara petasan, katanya, selain menganggu konsentrasi dalam beribadah, juga dapat menyebabkan rasa kaget berujung maut bagi penderita penyakit jantung dan sejenisnya.“Memang galak meringam nian suaro percon (petasan.red). Lagi khusuk-khusuk tarawehan di masjid, dak lamo suaro percon mulai kentam-kentum bebunyi,” imbuhnya.

Senada itu Tarmizi (40) warga lainnya berharap, instansi terkait Pemkab Empat Lawang dan terutama pihak kepolisian segera menindak tegas. Sebab, petasa membahayakan dan bisa berakibat fatal. “Razia, jangan dibiarkan saja. Kasihan nanti kalau sudah ada korban,”kata Tarmizi menambahkan, ramadhan tahun 2015 ini agak beda, sepertinya pemkab Empat Lawang dan kepolisian kurang perhatian.

“Beda tahun sebelumnya, aparat dan pemkab terkesan cuek. Bukan cuma petasan, rumah makan dan cafe. Pengawasan sembako di pasar saja belum terlihat,” cetusnya.

Sebelumnya, Kapolres Empat Lawang AKBP Rantau Isnur Eka mengatakan, segera melakukan razia bagi para penjual petasan. “Oh itu jelas kita akan lakukan operasi, kita akan lakukan razia pekat, tidak hanya berkenaan dengan petasan saja, juga akan dilakukan razia mengenai hal lainnya,” tukasnya.

Teks : Saukani

Editor : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster