Warga Resahkan Aktifitas Warung Remang-Remang

 453 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG, KS – Warga kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Saling mendesak, pemerintah Kabupaten Empat Lawang dan kepolisian menertibkan warung remang-remang. Disinyalir, praktek esek-esek masih marak, padahal sudah menjelang bulan suci ramadhan.

“Kita tidak menuding, informasinya di talang 12 masih ada warung remang-remang. Seharusnya ditertibkan, inikan mau bulan puasa,” cetus Ardi (42) warga Tebing Tinggi, kemarin.

Ia menyebut, ramadhan 2015 ini sepertinya pemkab Empat Lawang kurang gereget. Biasanya jauh-jauh hari ada berbagai penertiban, mulai dari petasan, miras, pantauan harga sembako dan terutama penertiban warung remang-remang. Tapi nyatanya, sejauh ini tidak ada sama sekali. “Ada kesan dibiarkan, susah kalau seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Empat Lawang M Madani menampik, pihaknya berdiam diri saja. Ia menyebut, sesuai intruksi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Empat Lawang kepada beberapa Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) untuk mentertibkan warung remang-remang agar tidak menganggu aktifitas masyarakat selama bulan ramadan.

Namun kata Madani, pihaknya masih akan berkoodinasi terlebih dahulu dengan SKPD dan Camat, kemudian baru pihaknya turun kelapangan.

“Surat dari Sekda sudah kita terima, tinggal kita koordinasi dengan SKPD terkait baru kita turun kelapangan mengambil tindakan,” ungkapnya.

Lanjutnya, surat dari Sekda telah diterima kepada Dinsos, BNN, Disperindag, Camat Tebing Tinggi dan Saling. Memang selama bulan ramadan nanti pihaknya akan turun kelapangan untuk mengetahui penyakit masyarakat (Pekat) yang menganggu aktifitas bulan puasa.

Surat tersebut berdasarkan intruksi dari Sekda Nomer 300/130/Sat Pol PP/2015. Tidak hanya warung remang-remang dan petasan termasuk rumah makan harus menghormati masyarakat yang menjalan puasa. “Kita himbau kepada semua pemilik usaha rumah makan untuk tidak mencolok dalam menjalankan usahanya,” himbaunya.

Yang jelas, tegasnya, mana kala kegiatan ataupun aktifitas yang menganggu masyarakat menjalan ibadah puasa, tentu saja pihaknya akan bertindak tegas. “Mulai dari petasan, warung remang-remang dan rumah makan yang dapat menganggu aktifitas bulan puasa maka kita tindak,”tukasnya.

Teks: Saukani

Editor: Imron Supriyadi

 

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster