Tinjau Pilkades, Anggota Dewan Malah Diusir Panitia

 890 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | Ada hal menarik saat proses pemilihan kepala desa (Pilkades) sistem e voting di Desa Gunung Meraksa Baru Kecamatan Pendopo. Tiga anggota DPRD Empat Lawang hendak meninjau proses demokrasi tingkat desa itu, malah diusir oleh oknum panitia desa dari lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ironisnya, aksi pengusiran oleh panitia pilkades menggunakan pengeras suara (microphon, red). “Yang tidak berkepentingan silahkan keluar, tolong tim keamanan ditertibkan,” kata Iin Hendri, anggota DPRD Empat Lawang ini menirukan ucapan oknum panitia pilkades saat ia melakukan peninjauan, Senin (1/6).

Iin Hendri mengakui, saat pengusiran itu dirinya bersama dua anggota DPRD lainnya yaitu M Atik dan Asnawi, usai mengucapkan salam (bersalaman, red) dengan para calon kades. Nah, ketika itu tak ada orang lain masuk ke TPS, makanya ada kesan itu tertuju ke kami (anggota dewan). Tentunya, sebagai wakil rakyat ia merasa telah dilecehkan. Sebab, dalam menjalankan tugas pemantauan proses demokrasi tingkat desa di Empat Lawang, menjadi bagian tupoksi anggota legislatif.

Terkait aksi pengusiran itu, politisi PDI Perjuangan ini berharap tidak terulang lagi di desa lainnya. Masyarakat, terutama panitia pilkades di Empat Lawang seyogyanya memahami tugas dan fungsi DPRD, sebab proses pilkades serentak sistem e voting ini menjadi agenda penting daerah dan perlu disukseskan bersama.

“Jangan terulang lagi, jujur kami merasa ini pelecehan. Kami menjalankan tugas pemantauan, tanpa intervensi ataupun memihak ke calon kades manapun,” tegas Iin memastikan, anggota DPRD netral dalam proses pilkades serentak sistem e voting di Empat Lawang.

Informasi dihimpun Kabar Sumatera menyebutkan, masyarakat Empat Lawang menyambut baik peran anggota DPRD dalam melakukan pengawasan demi kesuksesan pilkades serentak 2015. Namun, tak sedikit juga ada kecurigaan, terjadinya intervensi dan dukungan oknum anggota DPRD terhadap calon kades, terutama saat ada wakil rakyat meninjau pelaksanaan pilkades di daerah pemilihan (dapil) sendiri.

Menanggapi ini Ketua DPRD Empat Lawang H David Hadrianto memastikan, semua anggota DPRD Empat Lawang netral selama pelaksanaan pilkades serentak sistem e voting berlangsung. “Seluruh anggota legislatif memang netral dan tidak memihak kemanapun dalam Pilkades ini,” tegas David.

Terkait adanya pengusiran anggota DPRD oleh panitia pilkades, David meyakini itu hanya kesalah pahaman. Dia berharap, masyarakat terutama panitia bisa memahami, pihaknya menjalankan tugas sesuai tupoksi demi kesuksesan agenda besar pesta demokrasi tingkat desa di Empat Lawang.

Dilanjutkan David, keikut sertaan dewan terhadap kelangsungan Pilkades ini, mengingat Pilkades menggunakan dana APBD. Karena pihaknya tidak menginginkan adanya penyimpangan-penyimpangan, untuk itu pihaknya terus mengawasi berlangsungnya Pilkades hingga usai.

“Karena menggunakan dana APBD, makanya DPRD wajib ikut andil dalam mengawasi Pilkades ini,”jelas David berharap, pilkades serentak sistem e voting bisa berlangsung aman dan kondusif.

 

Teks     : SAUKANI

Editor   : Muhammad G





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster