Panitia Pilkades Ricuh, Saksi Tuntut Buka Kotak Audit

 345 total views,  4 views today

Panitia Pilkades Ricuh, Saksi minta Kotak Audit Dibuka. | Foto : Saukani

Panitia Pilkades Ricuh, Saksi minta Kotak Audit Dibuka. | Foto : Saukani

EMPAT LAWANG –  Suasana pemilihan kepala desa (Pilkades) sistem e voting sempat ricuh, warga mendesak panitia membuka kotak audit. “Buka kotak audit, kami tidak percaya hasil print e voting,” desak sejumlah saksi pemilihan kepala desa (Pilkades) Desa Gunung Meraksa Lama Kecamatan Pendopo.

Pantauan Kabar Sumatera dilapangan, Senin (1/6), dari 11 desa di Kecamatan Pendopo yang menggelar pilkades, tiga desa sempat ricuh yaitu Gunung Meraksa Lama, Tanjung Baru dan Muara Karang. Warga mendesak panitia membuka kotak audit, padahal sesuai ketentuan panitia hanya mengumumkan hasil perolehan suara sesuai print out mesin e voting.

Seperti di Desa Gunung Meraksa Lama, kericuhan terjadi sekitar satu jam, dipicu salah satu saksi menolak pengumuman hasil perolehan suara hanya dari print out alat e voting. Desakan membuka kotak audit, juga disuarakan ratusan warga memadati lokasi TPS. “Buka kotak audit, kami tidak percaya IT (komputer, red),” tegas salah satu saksi.

Warga berhamburan pun turut menyuarakan desakan, “Buka kotak, buka kotak, umumkela siapo nyo menang,” cetus sejumlah warga.

Suasana ricuh sempat ditenagkan tiga anggota DPRD Empat Lawang, Dedi Haryanto, Makmun dan Mehmed Reza. Termasuk juga sejumlah panitia pilkades Kabupaten Empat Lawang dan tim monitoring SKPD. Namun warga dan saksi salah satu calon kades tetap mendesak membuka kotak audit.

Kericuhan terhenti setelah kedatangan tim pengamanan (tim elang) Polres Empat Lawang, kerumunan masa pun mulai terurai. “Tolong yang tidak berkepentingan meninggalkan TPS, silahkan keluar,” tegas Panitia Pilkades Desa Gunung Meraksa Lama.

“Kita print sekarang hasilnya, setelah itu kotak audit dibawa ke Kantor Kecamatan,” imbuhnya.

Hasil perolehan suara, dari dua kandidat calon kades Desa Gunung Meraksa Lama, calon nomor urut 1 atas nama Amrulah memperoleh 320 suara, sementara calon nomor urut 2 atas nama Ubaidilah Dalil meraih 401 suara. Total suara 721 dan yang suara kosong hanya dua suara.

Sementara itu Ketua Panitia Pilkades Kabupaten Empat Lawang H Burhansyah menegaskan, suasana pilkades di dapil 4 Kecamatan Pendopo dan Talang Padang masih kondusif. Meskipun ada sedikit kericuhan, hanya kesalahpahaman saja dan bisa diselesaikan.

Terkait desakan sejumlah saksi calon kades untuk membuka kotak audit, Burhansyah menegaskan tidak boleh. Kotak audit hanya boleh dibuka di tingkat panitia kabupaten, seijin bupati Empat Lawang. Itupun katanya, harus dengan sanggahan dan alasan konkrit jangan mengada-ada. “Tidak boleh buka kotak audit, sesuai ketentuan harus kita jalankan dengan tegas,” beber Burhanysah.

Panitia, imbuh Burhansyah, siap menerima sanggahan dari para calon kades. Namun harus sesuai prosedur, tidak mengada-ada atau memancing kekisruhan di masyarakat. “Kalau tidak puas, sampaikan sanggahan ke panitia. Nanti kita proses sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sekretaris panitia pilkades Kabupaten Empat Lawang M Azhari menjelaskan, pelaksanaan pilkades dapil 4 Kecamatan Pendopo dan Talang Padang terdapat 18 desa yaitu 11 Desa di Kecamatan Pendopo dan 7 Desa di Kecamatan Talang Padang. Dengan demikian sudah tercatat sudah 83 desa melaksanakan Pilkades.

“Menyisahkan 18 desa lagi, di dapil 5 yaitu Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Saling,” jelas Azhari menambahkan, pilkades dapil 5 dilaksanakan Rabu (3/6). “Untuk dapil 5 nanti, akan dipantau oleh tim kementrian dalam negeri (Kemendagri) dan tim pusat.

 

Teks    : SAUKANI
Editor : Muhammad MG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster