Puasa, DP2K Jamin Stok Daging Sapi Aman

3 total views, 3 views today

Palembang – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui, Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (DP2K) Palembang, pastikan stok daging sapi aman jelang bulan puasa yang akan datang pada bulan Juni mendatang.

Kepala DP2K Palembang, Harrey Hadi melalui, Kabid Peternakan DP2K Palembang Novayanti mengatakan, setiap tahun daging sapi menjadi kebutuhan masyarakat, terutama saat menjelang bulan puasa dan Lebaran.

“Untuk stok, kita pastikan aman. Berapapun kebutuhan pasar, kami bisa siapkan,”ungkapnya, Selasa (19/5).

Nova mengaku, permintaan tertinggi terhadap daging sapi biasanya terjadi H-2 puasa sampai petengahan puasa. Tapi, masyarakat tidak perlu khawatir, karena pihaknya sudah mengantisipasinya dengan cara bekerjasama dengan suplayer dari Lampung.

“Sampai petengahan puasa, biasanya permintaan masih tinggi. Kemudian permintaan akan kembali meningkat ketika menjelang Lebaran,”akunya.

Nova menyebutkan, persentase peningkatan permintaan daging sapi menjelang puasa adalah 40-60 persen. Karena, sebelum puasa masyarakat muslim ada tradisi sedekah ruah.

“Kalau hari biasa kita hanya memotong 30 ekor sapi, sementara saat menjelang puasa bisa mencapai 50 ekor sapi yang dipotong setiap harinya,”sebutnya.

Ditanya mengenai kenaikan harga jual daging sapi ketika puasa dan Lebaran ? Nova menjawab, harga jual dipasar akan naik apabila, suplayer sapi menaikan harga. Namun, apabila suplayer tidak menaikan, harga jual daging sapi akan tetap stabil.

“Pedagang tidak bisa memainkan harga jual di pasar. Karena harga itu juga atas kendali Pemerintah dan juga tergantung pada suplayer sapi, kalau di pasar naik, karena dari suplayer juga naik, kan suplayer jual per ekor sapi, kalau mereka jual tinggi, pasar otomatis juga tinggi, kalau rendah otomatis harga pasar juga turun,”bebernya.

Nova menambahkan, saat ini harga jual daging sapi di pasar berada diangka Rp 115 ribu per kilogram (kg), menurutnya angka tersebut angka standar. Kalaupun ada kenaikan harga, akibat tingginya permintaan, kemungkinan besar adalah Rp 120-Rp 125 per kg, tapi itu untuk Lebaran.

“Kami prediksi harga saat puasa tetap normal yakni Rp 115 ribu per kg. Artinya tidak ada kenaikan,”tutupnya.

Teks : Trie Marsata

Editor : Imron Supriyadi

 

 





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com