Terekam CCTV, Dua Perampok Diamuk Massa,1 Tewas 1 Sekarat

 121 total views,  3 views today

Ilustrasi CCTV | Ist

Ilustrasi CCTV | Ist

PALEMBANG –  S alias Kuyung (35), warga Pakjo, Palembang, meregang nyawa usai menjadi bulan-bulanan warga di Komplek Perumahan Musi Palem Indah, Kelurahan 8 Ilir,  Kecamatan  Ilir Timur II, Palembang, Jumat (27/2) sekitar Pukul 10.00 WIB.

Sementara rekannya, Yuliansyah (35), warga Sako, Palembang, yang juga dihajar massa kini sekarat dan dalam perawatan RSMH, Palembang.

Keduanya menjadi sasaran amuk massa lantaran kepergok hendak merampok di rumah korban Riren (31), dikomplek perumahan tersebut.

Informasi yang didapat, kejadian yang bermula saat kedua pelaku memantau komplek tersebut dengan menggunakan Motor Yamaha Vixion BG 5916 AAJ dan membawa senjata api rakitan.

Pelaku melihat rumah korban Riren dalam kondisi kosong. Merasa aman, kedua pelaku langsung masuk dengan memanjat pagar. Namun aksi keduanya terekan Closed-circuit television (CCTV) yang dipasang di rumah korban.

Rupanya, camera CCTV tersebut langsung terhubung trek dengan Handpone Korban. Korban langsung menghubungi petugas perumahan komplek.

Rupanya, warga sudah mengtahui aksi perampokan tersebut dan berusaha mengejar pelaku. Apes, pelaku dapat ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga yang geram dengan aksi keduanya.

Mendapat pukulan bertubi-tubi, S alias Kuyung, akhirnya tewas dilokasi dengan luka lebam disekujur tubuh. Sedangkan rekannya Yuliansyah sekarat.

“Awalnya rekaman CCTV di rumah yang langsung terhubung di Handphone saya, merekam aksi kedua pelaku dan sayapun langsung memberitahukan kepada petugas kemanan komplek,” kata korban Riren, kepada Kabar Sumatera di Polsek IT II, Palembang, Jumat (27/2).

Sementara itu, saksi mata, Ketua RT 06 RW02, Kelurahan 8 Ilir, Ahmad Sapei, korban meregang nyawa akibat diamuk masa yang beringas. ”Saya tidak dapat menghentikan masa karena masa tak terkendali,” ucapnya.

Kapolsek IT II Kompol Afria Jaya SH menjelaskan, pihak kemanan yang telah diberitahu pemilik rumah. Lalu bersama warga mengepung pelaku yang hendak kabur ketika diketahui aksinya oleh warga.

“Saat ini kita amankan barang bukti berupa satu  senpi rakitan serta lima butir peluru aktif. Satu motor yamaha Vixion warna hitam. pelaku merupakan pemain lama yang sering beroperasi di sekitar daerah perintis kemerdekaan,” ujarnya.

 

Teks      : CANDRA WAHYUDI

Editor    : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com