Proyek Jalan di Lahat Senilai 7 M Dikerjakan Asal Jadi

19 total views, 3 views today

Lahat – Pengerjaan perbaikan jalan sepanjang 10,6 km dengan dana Rp7 miliar, penghubung Desa Pulau Pinang-Tinggi Hari Kabupaten Lahat, diduga dikerjakan asal jadi. Pasalnya, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan di badan jalan.

Di lapangan, ditemukan belasan titik di badan jalan sudah mengalami kerusakan. Bukan hanya itu saja, keadaan jalan pun menyempit dari yang sebelumnya.

Padahal, jalan tersebut baru dua bulan berjalan dari perbaikan diselesaikan pihak Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lahat.

kondisi badan jalan ini membuat Pejabat Penanggung Jawab Tekhnis Kegiatan (PPTK) yang bernama Eef dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ke Kepolisian Daerah (Polda) Sumsel dan saat ini sang PPTK sudah di Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Polda Sumsel beberapa waktu lalu.

Menurut penuturan sang PPTK Eef yang tidak lain adalah pejabat di Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lahat, memang benar jalan yang dibangun tersebut sepanjang 10,6 km.

Ketika ditanyai mengapa jalan tersebut menyempit, eef menyanggah dan menjelaskan jalan tersebut tidak disempitkan. Padahal, jelas-jelas jalan tersebut disempitkan dari bangunan jalan sebelumnya.

Sanggahan Eef sangat berbeda dengan kenyataan di lapangan, dimana di jalan yang dibangun menggunakan dana APBD provinsi tersebut, memang menyempit dari jalan sebelumnya.

“Kita bekerja dengan aturan dan RAP yang ada, kalau saya sudah di BAP itu kata siapa?” kata Eef menyangga saat di hubungi KS lewat via telp.

Selain itu, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Lahat Drs Irfan Ilyas menegaskan, permasalahan jalan tersebut sudah ditangani pihak Polda Sumsel.

“Permasalahan tersebut sudah diambil alih oleh Polda dan PPTK nya juga di BAP oleh polda,” bebernya singkat.

Terpisah, Mawan (35), warga yang sering melintas di jalan tersebut menuturkan, sebelumnya jalan tersebut lebar dan tidak sesempit sekarang.

“Itu nah, batas jalan yang dibangun, nyempit kan dari yang sebelumnyo, makmano pulo pemerintah bangun jalan macam ini, setengah galak setengah dindak,” katanya dengan menunjuk batas jalan kemarin.

 

TEKS        : JUMRA ZEFRI

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com