Pembongkar Sarang Burung Walet Ilegal, Masih Menunggu Nyali Pol PP

 109 total views,  6 views today

Salah satu deretan Usaha Penangkaran Sarang burung walet yang bertahun-tahun dibiarkan ilegal. Pol PP akan segera membongkar seluruh SBW ilegal tersebut. | Foto : Sri Prades

Salah satu deretan Usaha Penangkaran Sarang burung walet yang bertahun-tahun dibiarkan ilegal. Pol PP akan segera membongkar seluruh SBW ilegal tersebut. | Foto : Sri Prades

LUBUKLINGGAU – Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Lubuklinggau meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk berani menindak tegas dengan membongkar ratusan usaha ilegal tersebut.

“Kami mendesak pemerintah untuk segera mengeksekusi ada ratusan penangkaran sarang burung walet yang sampai saat ini tidak berizin. Karena mereka selain menganggu kenyamanan dan mengancam kesehatan juga tidak memberikan Pendapatan Asli Daerah,” desak Ketua DPC GMNI Lubuklinggau,Febri kepada Kabar Sumatera,Jumat (27/2).

Ia juga menantang Pemerintah Kota Lubuklinggau untuk berani memberikan sanksi kepada siapa saja pejabat yang diindikasikan main mata dengan para pengusaha SBW.

“GMNI mengindikasikan ada izin dibawah tangan oleh pejabat terkait, karena sudah lama tanpa izin,tapi tidak ada tindakan tegas pemerintah,”tudingnya.

Febri juga meminta agar Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe tidak menutup mata dengan persoalan ini,karena SBW di Lubuklinggau banyak berada di pemukiman warga. Sehingga,memberikan ketidaknyamanan dan mengancam kesehatan.

“Dari kenyamanan pasti terganggu karena suara bising suara-suara didalam penangkaran,dari segi kesehatan juga menyebar berbagai penyakit, karena ada aturan letak penangkaran itu harus jauh dari pemukiman,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Lubuklinggau, Syafrizal Oesman saat dikonfirmasi Kabar Sumatera, menyatakan hak eksekusi baik itu pembongkaran ataupun mengembalikan fungsi awal bangunan ada ditangan Sat Pol PP.

“Izin-izin mereka tidak bisa kita proses, artinya mereka melanggar aturan, dan sanksi akhirnya ada bongkar,” tegasnya.

Terpisah,Sekretaris Satpol PP Lubuklinggau, Indra Syafei menyatakan siap melakukan eksekusi,tapi setelah ada surat resmi dari perizinan.

 

TEKS         : SRI PRADES

EDITOR     : FJ ADJONG

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster