Cetak e KTP Terkendala Listrik

6 total views, 3 views today

EMPAT LAWANG – Perekaman dan cetak kartu tanda penduduk elektroni (e KTP) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Empat Lawang terkendala byarpet listrik. Padahal, satu lembar cetak e KTP hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit, karena byarpet listrik warga harus menunggu beberapa jam.

Kepala Disdukcapil Empat Lawang, Edison Jaya mengakui, mesin cetak dan perekaman e KTP masih bergantung pada listrik PLN. Meskipun sudah ada mesin listrik (genset), tetap belum bisa dimaksimalkan karena keterbatasan tegangan untuk mengoperasikan peralatan.

Padahal sebut Edison, kalau berkas dan persayaratan cukup paling lama 30 menit selesai cetak. Apalagi saat ini pembuat e KTP meningkat, menyusul tidak beroperasinya sistem perekaman e KTP di kecamatan.

“Diupayakan pelayanan e-KTP maksimal paling lama setengah jam selesai asal syarat lengkap,” kata Edison, kemarin (27/2).

Untuk saat ini lanjut Edison, perekaman e-KTP baru dapat dilakukan di kantor Didukcapil, sebab perkaman e-KTP di UPTD setiap kecamatan masih terkendala pengoprasian peralatan. Banyak rusak dan hilang, sejak beberapa bulan lalu.

“Kalau perekaman e-KTP di tingkat UPTD belum dapat dilakukan, dan boleh dibilang memang belum bisa lantaran ada kendala teknis dan non tekhnis,” sebutnya.

Seringnya kesalahan data pada e-KTP dan Dokumen Kependudukan lainnya ?, Edison tak menampik itu. Untuk itulah Dia berharap setiap pengurusan dokumen kependudukan sedapatnya yang bersangkutan sendiri yang mengurusnya bukan melalui orang lain.

“Makanya kita berharap yang bersangkutan sendiri yang urus, jika ada kesalahan data dapat segera dibenahi sebelum proses pencetakan,” katanya.

Sebelumnya, warga mengeluhkan lambannya proses pembuatan KTP di Disdukcapil. Ada kesan harus setor uang dahulu baru bisa cepat, sebab bertele-tele dengan alasan mati lampu dan lainnya.

“Mati lampu terus alasannyo, buat KTP kadang dua hari baru selesai, kami kan jauh harus bolak balik dari Tebing Tinggi ke Pendopo,” cetus Sopian (30) warga Pendopo.

 

TEKS        : SAUKANI

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com