Pol PP Bukan ‘Tukang’ Tertib PKL Saja

 463 total views,  2 views today

Ilustrasi Pol PP | Dok KS

Ilustrasi Pol PP | Dok KS

PALEMBANG – Peran Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang selama ini dianggap sebagai ‘tukang’ tertib pedagang kaki lima (PKL), ditepis oleh Direktur Pol PP dan Linmas Pusat, Asadullah usai memberikan arahan dalam Rapat Teknis di Aula Pol PP Sumsel.

Asadullah mengakui, tugas Pol PP tersebut bukan tidak merujuk pada aturan hukum. Bahkan tugas utama Pol PP memang menegakkan peraturan daerah (Perda), seperti melakukan razia-razia yang mengganggu kenyamanan masyarakat umum, PKL ada juga di dalamnya, dan yang lainnya.

Menurut Asadullah, sebagai pembina umum satuan Pol PP dari pusat, selalu memberikan pembinaan kepada Pol PP Provinsi yang ada. Dan juga bertugas untuk mensinkronkan program Pol PP pusat dengan program yang ada di Provinsi.

“Dalam menegakkan ketertiban umum, juga menjadi urusan wajib dari peran Pol PP sebagai fungsi pelayanan dasar kepada masyarakat agar tercipta ketertiban umum dan keamanan bermasyarakat,” ujarnya.

Untuk memperkuat peran Sat Pol PP di daerah pun, pihaknya selalu mmberikan penguatan kinerja seperti memberi bantuan kendaraan operasional, bantuan gedung dan sarana prasarana yang dibutuhkan oleh Sat Pol PP yang ada di daerah.

Assadullah menjelaskan, tahun ini Sat Pol PP di Sumsel yang mendapat bantuan dari pusat, yakni Kota Parabumulih mendapat bantuan kantor. Selain Pol PP Prabumulih, pihaknya juga sudah membantu 54 Kabupaten di seluruh Indonesia dalam bentuk bantuan kendaraan operasional serta bantuan berupa sarana prasarana.

Ia menambahkan, untuk daerah yang belum mendapatkan bantuan diharapkan dapat mengajukan proposal kepada Sat Pol PP pusat, dengan syarat telah menyiapkan dana pendamping sebesar 10 persen dari total bantuan. Dengan adanya bantuan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan Sat Pol PP daerah untuk menciptakan situasi yang kondusif di daerah.

Sementara itu, Sekretaris Pol PP Sumsel Leni Milana mengatakan, pihaknya siap mensinkronkan program yang ada dengan pusat. Tujuannya untuk menciptakan suasana kondusif dapat terwujud.

 

TEKS       : IMAM MAHFUZ
EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster