Diduga Ada KKN di KONI Sumsel

 131 total views,  7 views today

Suasana Demonstrasi di Koni Sumsel. | Dok KS

Suasana Demonstrasi di Koni Sumsel. | Dok KS

PALEMBANG – Aliansi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Anti Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) menduga ada praktek Kolusi Korupsi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Sumatera Selatan. Hal itu disampaikan dalam aksi di depan Sekretariat Koni Sumsel, Palembang, Kamis (26/2) pagi.

Para demonstran yang dikomandoi Rubi Indiarta (korlap) dan Sukma Hidyat (Korak) menuntut, agar dugaan tersebut dapat diusut secara tuntas. Selain itu juga mendesak  Mudda’i Madang selaku Ketua Umum Koni Sumsel untuk mundur dari jabatannya.

Dugaan korupsi yang dimaksud terkait perhelatan even-event Internasional yang sifatnya event organizer (EO) yang dikelola KONI Sumsel.

“Kita menuntut agar saudara H Muddai Madang untuk mundur dari Ketua Umum KONI Sumsel,” ujar Koordinator Aksi saat berorasi di depan Kantor KONI Sumsel.

Dalam orasi singkat itu, demonstran juga menuntut pengusutan anggaran KONI Sumsel yang diduga ada indikasi korupsi pada even Internasional di tahun 2013 lalu.

“Selain itu juga mengusut soal penerbitan majalah olahraga Sports News yang didanai oleh KONI. Sebab, hal itu dinilai menyalahi tupoksi sebagai salah satu lembaga yang menerima aliran dana rakyat,” paparnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum KONI Sumsel Mudda’i Madang mengatakan dengan tegas, jika terdapat KKN di KONI Sumsel silakan dilaporkan, jangan hanya menduga dan berasumsi semata.

“Ini kan dugaan, kalau memang ada bukti, silakan lapor saja, sudah. Saya capek meladeni dugaan-dugaan seperti ini,” tegas Mudda’i saat dihubungi wartawan lewat telpon seluler.

Saat ditanya soal desakan demonstran untuk  turun dari jabatannya Mudda’i balik bertanya, apa wewenang para demonstran menyuruhya mundur dan tuntutan itu atas suruhan siapa.

“Mereka menuntut itu mewakili siapa. Maaf, saya bukan numpang hidup di Koni. Kalau memang ada bukti silakan lapor kepada yang berwenang, bisa laporkan ke KPK, itu saja, selesai,” bebernya.

Sementara itu, Wakabiro Humas KONI Sumsel, Dharmansa menyayangkan aksi tersebut tidak berlangsung lama, sehingga mereka tidak sempat berkomunikasi dengan para demonstran karena datang secara mendadak.

“Kami menyayangkan demonstrasi hanya sebentar sehingga kami belum sempat memberikan tanggapan. Namun kami akan menampung aspirasi,” jelasnya.

 

TEKS       : IQBAL

EDITOR   : JUNAEDI ABDILLAH

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster