Alfamart Bantu Pedagang Kecil

 532 total views,  2 views today

Suasana pelatihan Ritel di Rumah Albi Alfamart, Kebun Bunga 2, Palembang, Rabu (25/2). Pelatihan yang diberikan kepada 50 orang pedagang kecil ini, memberikan materi pelatihan agar pedagang bisa memahami manajemen ritel yang modern. | Foto ; Bagus Kurniawan / KS

Suasana pelatihan Ritel di Rumah Albi Alfamart, Kebun Bunga 2, Palembang, Rabu (25/2). Pelatihan yang diberikan kepada 50 orang pedagang kecil ini, memberikan materi pelatihan agar pedagang bisa memahami manajemen ritel yang modern. | Foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, sebagai pengelola Alfamart Alfamidi, membantu pedagang-pedagang kecil dengan memberikan Pelatihan Manajemen Ritel.

Pelatihan yang diberikan kepada 50 orang pedagang kecil di wilayah Palembang dengan memberikan materi pelatihan agar pedagang bisa memahami manajemen ritel yang modern,  Rabu (25/2) di Rumah Albi Alfamart, Kebun Bunga 2.

“Tujuan kita memberikan pelatihan ini, agar pedagang bisa paham dengan manajemen ritel baru, dan tudingan ritel modern mematikan warung tradisional. Padahal jika dicermati, ritel modern memiliki segmentasi yang berbeda dengan warung tradisional, jadi keduanya bisa hidup berdampingan,” kata Lilik Soehada, Branch Manajer Alfamart Palembang.

Materi-materi yang diberikan berupa tips untuk bisa mengelola usaha ritel dengan yang lebih modern, cara mengatur keuangan, tips mengatur persediaan barang, bagaimana menata barang dengan apik hingga product knowledge.

“Kegiatan ini visi nya sejalan dengan perusahaan, untuk menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi kepada pemberdayaan pengehusa kecil. Intinya, kita ingin warung tradisional itu juga bisa berkembang dan bersaing secara sehat dengan ritel modern,” ucapnya.

Diharapkan juga pedagang kecil juga memiliki keinginan yang kuat untuk bisa memperbaiki usahanya.

“Harapan saya pedagang ini punya keinginan kuat untuk memajukan usahanya, kalau tidak punya kesadaran untuk berubah dan memperbaiki pengelolaan warungnya, pelatihan ini tidak ada gunanya,” ujar Lilik.

Selain itu pengelola jaringan ritel Alfamart juga mengajak pengusaha lokal untuk maju bersama dalam hal pengembangan bisnis ritel yang mereka kelola. Yang hal ini dilakukan dalam bentuk toko konversi.

Ada tiga konsep umum yang di tawarkan oleh Alfamart, yaitu gerai baru dimana Franchisee mengusulkan lokasi, Gerai konversi, dimana Franchisee merupakan minimarket atau toko existing yang dikelola secara mandiri dan gerai take over merupakan gerai franchisee yang berasal dari gerai yang sudah berjalan.

“Waralaba Alfamart berbeda dengan franchisee, perbedaannya pada konsep kerjasama umum kedua, yaitu gerai konversi dengan konsep kerjasama turunan yang ditawarkan cukup beragam diantaranya profit sharing dan sebagainya,” papar Karunia Febriananda, Franchise Relation Alfamart.

Alfamart juga akan membantu pengelolaan toko, pengadaan barang, variasi produk, retur barang, juga pelatihan karyawan, sistem dan manajemen oprasional terpadu, serta pembuatan laporan keuangan.

 

TEKS        : YUNI DANIATI

EDITOR    : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster