Ribuan Hektar Hutan Lindung di Bumi Besemah Beralih Fungsi

 814 total views,  2 views today

Ilustrasi Hutan di pagaralam | Foto : Bagus Kurniawan

Ilustrasi Hutan di pagaralam | Foto : Bagus Kurniawan

PAGARALAM – Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni menyebut, maraknya warga yang melakukan perluasan pertanian dan perkebunan terhadap ribuan hektare hutan lindung di Bumi Besemah ini, mendesak untuk diselamatkan.

Menurutnya, sejauh ini terus muncul berbagai macam pengrusakan hutan mulai dari terbakar, dirambah hingga alih fungsi menjadi lahan perkebunan dan pertanian.

“Saat ini hutan lindung banyak mengalami kerusakan cukup parah, seperti di Dempo Tengah seluas di 1.000 hektare, 700 hektare di Daerah Kerinjing Dempo Utara, dan ribuan hektare lagi sekitar kawasan Gunung Dempo Pagaralam Selatan berikut termasuk dikawasan Dempo Selatan,” terangnya.

Kendati demikian lanjutnya, penyelamatan kondisi hutan saat ini perlu dilakukan dengan melibatkan semua komponen masyarakat, mulai dari masyarakat itu sendiri, pemuda, LSM, TNI dan Polri.

“Jika kerusakan hutan tak mendapat perhatian serius, tentunya sangat berdampak buruk terhadap kondisi lingkungan, seperti longsor, banjir, cuaca tak menentu hingga mengalami kekeringan,” paparnya.

Ia mengatakan, sejak 2001 lalu Pemerintah Kota Pagaralam sudah membuat program penyelamatan hutan melalui program gerakan rehabilitasi hutan (Gerhan), one tree one man hingga penanaman satu juta pohon.

“Sejak 2002 hingga 2013 sudah mencapai sekitar 5 juta pohon yang ditanam diberbagai tempat, termasuk hutan lindung dengan 62 jenis bibit pohon pelindung,” jelasnya.

Ditambahkan, kita juga melakukan penghijauan terhadap daerah aliran sungai (DAS), hutan kota dan hutan lindung dengan melakukan kerjasama dengan berbagai elemen masyarkat melalui berbagai kegiatan termasuk jelajah alam dan para pendaki gunung Dempo untuk menanam kembali lahan kritis.

Sementara Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Ir Syarbani melalui Kabid Kehutanan, Topanzar Napoleon SE mengatakan, saat ini ada sekitar 24.000 hektare hutan lindung yang perlu direhabilitasi dan dilakukan reboisasi.

“Upaya Pemerintah Kota Pagaralam dalam mewujudkan penanggulangan kerusakan hutan lindung (Hutlin) di Bumi Besemah ini melalui usulan hutan kemasyarakatan (HKM) yang akan dikelola masyarakat. Namun sejauh ini kita masih menunggu kejelasan izin dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut),” sebutnya.

Ia mengatakan, tahun lalu (2014) sudah dilakukan evaluasi oleh tim dengan melakukan pengukuran langsung di lapangan terhadap lokasi kritis yang tersebar di tiga kecamatan, yakni Dempo Utara, Dempo Tengah dan Dempo Selatan.

Namun kepastian atas usulan HKM itu masih dalam proses di pihak Kementerian Kehutanan RI. Selanjutnya hasil evaluasi tersebut dibawa ke Ditjen Planologi Kehutanan dan baru bisa diterbitkan izinnya.

“Bila tidak ada aral melintang, izinnya akan terbit tahun 2015. Selanjutnya tinggal menyusun program kegiatan,” katanya seraya menerangkan, dalam evaluasi tim di lapangan melibatkan perwakilan Direktorat WP3H Ditjen Planologi Kehutanan, Balai Pengelolaan DAS Musi, Direktorat Bina Kehutanan Sosial Ditjen BPDASPS.

Menurut Topanzar, hasil di lapangan yang sempat dilakukan paparan dengan menghadirkan masyarakat di Kantor Dishutbun, kesepakatan luas HKM dari 4.075 hektar yang diusulkan, sekitar 2.750 hektar akan diproses ke Kementerian.

HKM tersebut, sebelumnya merupakan hutan lindung yang bisa dikelola dan diambil manfaatnya oleh masyarakat dari pohon yang ditanam.

“Guna mengembalikan fungsi hutan. Untuk pengelolaan HKM ini nantinya akan dikelola oleh sekitar 971 kepala keluarga (KK). Setelah diverifikasi, areal HKM terluas terdapat di Semidang Alas, Kelurahan Jokoh, mencapai 1.300 hektar yang dijadikan areal perkebunan kopi. Kemudian di Kelurahan Kance Diwe 700 hektar, Muara Siban 300 hektar, dan Kibo, Kerinjing, Kecamatan Dempo Utara,” ujarnya.

 

TEKS       : ANTONI STEFEN

EDITOR    : FJ ADJONG





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster