Pemahaman Keuangan Siswa Sangat Mendasar

 198 total views,  2 views today

PALKEMBANG – Akademisi Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), Yusron Masduki, M.Pd.I mengatakan, di era modern pendidikan tata kelola keuangan bagi siswa sudah sangat penting. Bahkan menurut kandidat Doktor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini, pemahaman tentang keuangan sejak dini menjadi hal mendasar.

Hal itu dikatakan Yusron menanggapi peluncuran buku mengenal otoritas dan industri jasa keuangan untuk tingkat Sekolah Mengengah Pertama (SMP), yang baru-baru ini dilakukan atas kerjasama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pada acara Peluncuran buku ini diresmikan langsung oleh Mendikbud, Anies Baswedan dan Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliamam D Hadad di SMP Labschool Kebayoran, Jakarta.

Menurut Yusron pendidikan kekuangan di tingkat SMP menjadi keharusan karena dengan dinamika jaman sekarang, anak didik bukan hanya akan berhadapan dengan pemahaman knowledge (pengetahuan), tetapi juga harus dibekali dengan ilmu yang praktis aplikatif. “Praktiknya nanti, murid harus paham dan menguasai menejemen keuangan secara detail, sehingga anak didik nentinya juga akan lebih mengetahui bagaimana cara mengatur, atau keluar dan masuknya uang, terutama yang diberi oleh kedua orangtuanya,” ujarnya.

Yusron menegaskan, pentingnya edukasi tata kelola keuangan di tingkat SMP, sekaligus memberikan pembekalan bagi anak didik, ketika yang bersangkutan sudah menjadi pekerja, karyawan atau bahkan menjadi pemilik sebuah usaha. Sebab ke depan tantangan zaman tidak hanya berkutat pada pengembngan teknolgi, tetapi juga keuangan di level nasional, atau bahkan internasional.

Sebelumnya, Dewan Komisioner OJK Kusumaningtuti S Soetiono menyampaikan laporan penerbitan buku Mengenal Otoritas Jasa Keuangan dan Industri.  Menurut Kusumaningtuti, edukasi pengenalan OJK terhadap semua lini sangat penting, khususnya tingkat pendidikan dasar dan menengah. “Oleh karenanya, penerbitan buku pengenalan OJK ini, pertama kali diuji cobakan pada tingkat pendidikan menengah kepada 1270 SMA pada Juli tahun lalu,” ujarnya.

Kemudian, saat ini program edukasi OJK ini berlanjut ke tingkat SMP dan nantinya akan berlanjut ke pendidikan dasar. Ia menyebutkan, OJK siap menyiapkan bahan materi dan alat peraga pengenalan OJK untuk edukasi di tingkat Sekolah Dasar (SD).

“Saya sangat mengapresiasikan penerbitan buku ini baik dari pihak Kemendikbud, OJK dan instansi lainnya yang turut bekerja sama di dalamnya,” ujar Mendikbud, Anies Baswedan.

 

TEKS        : MUSTAQIEM ESKA

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster