Pasar Tradisional urat nadi Perekonomian Desa

 1,674 total views,  2 views today

Pasar tradsisional ini digelar Senin. Seribandung, Jum'at, Senuro Barat-Timur, Minggu, Sentul, Selasa, Tanjung Pinang-Limbang Jaya, Rabu dan lainnya. | Dok KS

Pasar tradsisional ini digelar Senin. Seribandung, Jum’at, Senuro Barat-Timur, Minggu, Sentul, Selasa, Tanjung Pinang-Limbang Jaya, Rabu dan lainnya. | Dok KS

INDERALAYA – Keberadaan pasar trandisional di suatu desa nampaknya tidak bisa dianggap remeh. Pasalnya, selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, keberadaan pasar tradisonal juga sebagai urat nadi perekonomian desa.

Bahkan, meski banyak pasar modern, namun pasar tradisional tetap diminati dan diburu warga.

Di Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), hampir setiap desa memiliki pasar tradisional atau pasar kalangan yang beroperasi setiap minggunya.

Sebut saja, di Desa Tanjung Batu dan Desa Tanjung Batu Timur digelar pada Senin. Seribandung (Jum’at) Senuro Barat/Timur (minggu) Sentul (selasa) Tanjung Pinang/ Limbang Jaya (rabu) dan lainnya.

“Meskipun sekarang pusat perbelanjaan modern sudah menjamur diberbagai wilayah, tetapi tetap minat beli masyarakat masih terkonsentrasi kepada pasar tradisional. Di pasar inilah kita bisa mendapatkan berbagai kebutuhan yang kita inginkan,” ungkap Sobirin (34) salah seorang warga Kelurahan Tanjung Batu, kemarin.

Dikatakan Birin, bila pasar tradisional ini bisa beroperasi setiap hari, itu akan menambah minat beli masyarakat, apalagi kebutuhan yang didapat secara instan akan habis secara instan juga.

“Pasar tradisional ini sangat penting keberadaannya bagi masyarakat karena termasuk salah satu urat nadi perekonomian suatu desa. Bila tata kelolanya baik maka perekonomian desa tersebut akan baik pula,” ucapnya.

Senada dikatakan Maulidin, wiraswastawan asal Kecamatan Payaraman. Menurutnya, pasar tradisional menjadi barometer perekonomian desa terutama bagi para pelaku industri yang hampir setiap hari bertransaksi memenuhi kebutuhnya.

“Jika semua bisa dipenuhi di pasar tradisional maka nilai perputaran uang akan berjalan cepat sehingga tingkat perekonomian suatu daerah dapat maju dan berkembang pesat,” singkatnya.

 

Teks        : Subhan Noviandi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster