Naik Rp17 Juta, Banyak Dewan Masih Merasa Kurang Tunjangan

 306 total views,  2 views today

Terlihat banyak anggota dewan tida hadir dalam Rapat Paripurna DPRD OI dengan agenda Nota penjelasan terhadap empat Rencana Peraturan Daerah usulan eksekutif yang dibacakan Bupati OI H Mawardi Yahya, Jumat 13/2 | Dok KS

Ilustrasi | Dok KS

PALEMBANG – Kata pepatah, selera tidak pernah akan turun. Seorang bupati ingin menjadi gubernur. Dan Gunernur ingin menjadi presiden. Pun demikian halnya dengan tunjangan perumahan DPRD Sumatera Selatan. Usulan kenaikan sudah disetujui Gubernur Sumsel, tapi masih dibandingkan dengan provinsi lain.

Wakil Ketua DPRD Sumsel, Chairul S Matdiah SH membenarkan adanya usulan kenaikan tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Sumsel telah disetujui Gubernur Sumsel dan akan direalisasikan per 1 Maret. “Rencananya awal Maret kenaikan tunjangan perumahan sudah bisa direalisasikan, karena memang sudah disetujui oleh Pak Gubernur,” ucapnya.

Namun, menurut Chairul jika dibandingkan dengan provinsi lain, biaya tunjangan rumah anggota DPRD Sumsel masih belum sesuai. Karena rata-rata di daerah lain berkisar diatas Rp19 juta perbulannya. “Memang idealnya tunjangan perumahan itu Rp19 juta. Tapi kita mengusulkan Rp17 juta, karena melihat anggaran yang ada. Kedepan akan kita usulkan lagi kenaikan tunjangan perumahan itu sebesar Rp19 juta dan nilainya sama dengan Provinsi lain,” tutup Chirul.

Diperkirakan “Cair” Maret

Terkait dengan hal itu, Mukti Sulaiman, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumsel, di gedung DPRD Sumsel kemarin (24/02) membenarkan, kalau Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), sudah menyetujui usulan kenaikan tunjangan perumahan bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumse.

Sebelumnya tunjangan Rp13 juta menjadi Rp17 juta per bulan. Hal ini akan direalisasikan pada Maret mendatang. “Semua tinggal kita tuangkan ke Peraturan Gubernur. Mudah-mudahan pada 1 Maret ini sudah bisa direalisasikan anggaran untuk kenaikan tunjangan perumahan tersebut,” ujar Mukti.

Menjelaskan, usulan kenaikan tunjangan perumahan itu dihitung dengan menggunakan rumus-rumus serta pertimbangan, sehingga Gubernur Sumsel menyetujui. “Besarannya Rp17 juta untuk tunjangan perumahan bagi anggota DPRD Sumsel itu, masih dalam kategori wajar dan sudah kita sesuaikan untuk sewa rumah di wilayah kota Palembang. Saat ini ada rumah yang disewakan hingga Rp17 juta di kawasan Talang Semut,” jelas Mukti.

 

TEKS       : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR   : IMRON SUPRIYADI

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster