Air Tak Mengalir, Warga Keluhkan Layanan PDAM Tirta Musi

 509 total views,  2 views today

Ilustrasi PDAM

Ilustrasi PDAM

PALEMBANG – Sejumlah pelanggan air bersih yang ada di Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning merasa resah dengan ulah Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Musi Palembang, pasalnya dari Senin (23/2) pukul 18.30 hingga Selasa (24/2) pukul 17.00 WIB air belum juga mengalir kerumah-rumah pelanggan.

“Kami baru tahu hari ini (kemarin) air mati, setelah membaca koran. Seharusnya pihak PDAM memberikan informasi itu jauh-jauh hari, yah minimal 3 hari sebelum pendistribusian air dihentikan, sehingga masyarakat pelanggan tidak diberatkan,” keluh, warga yang ada di Jalan Simanjuntak, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning Yudi (33), saat dibincangi, Selasa (24/2).

Yudi mengatakan, meskipun pihak PDAM menyebutkan pendistribusian air baru akan di hentikan hari ini (kemarin), tapi kenyataannya tidak. Pasalnya dari Senin (23/2) air sudah mati.

“Yang kami tahu dari koran, PDAM akan menghentikan pendistribusian air mulai Selasa (24/2) pukul 09.00-16.00 WIB. Tapi kenyataanya dari hari Senin malam air sudah mati,” katanya.

Hal serupa diungkapkan warga lainnya, Indra mengatakan, dengan PDAM sering menghentikan distribusi air, ia mempertanyakan kualitas layanan PDAM, khususnya pasokan air kepada pelanggan.

“Mengapa air sering mati ? Padahal pembayaran kami tidak pernah telat, selalu tepat waktu,”keluhnya. Indra berharap, pihak PDAM dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan. Sehingga, pelanggan merasa nyaman. Karena, air bersih tersebut merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Terutama untuk mencuci, memasak dan lainnya.

“Saya terpaksa beli air galon untuk mandi. Kami baru tahu informasi air mati hari ini (kemarin),” katanya.

Menanggapi hal itu, Direktur Operasional PDAM Tirta Musi Palembang Andi Wijaya mengatakan, pihaknya memang memutus sementara distribusi air kepada sambungan langganan (SL), karena sedang ada perbaikan jaringan oleh PT PLN.

“Pemadaman dilakukan Selasa (24/2), Kamis (26/2) dan Sabtu (28/2). Sementara waktunya mulai pukul 09.00-16.00 WIB,”katanya.

Sambung Andi, walaupun pengerjaan selesai pukul 16.00 WIB. Untuk operasionalnya atau distribusi air kepada pelanggan baru bisa dilakukan 4 jam kemudian. Karena, resevoir yang ada di intake harus di panaskan.

“Tidak bisa secara langsung, ada proses-proses yang harus dilakukan,”ujarnya.

Andi menyebutkan, pelanggan yang akan terganggu dalam pendistribusian air bersih ada di 7 unit pelayanan (UP) yang meliputi, UP Karang Anyar, Alang-alang Lebar (AAL), KM 4, 3 Ilir, Kalidoni, Sako Kenten dan Rambutan.

“Total pelanggannya 157.969 SL. Kami harap, pelanggan dapat memaklumi hal itu, karena itu dilakukan untuk perbaikan pelayanan kedepan,” jelasnya.

 

TEKS       : ALAM TRIE MARSATA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster