Kualitas Pendidikan OKI Belum Maksimal

 201 total views,  2 views today

KAYUAGUNG – Kepala Dinas Pendidikan OKI, Drs Zulkarnain, MM melalui Sekretaris Dinas Pendidikan OKI, Husni, S.Pd.I, M.Si, menegaskan, sekolah yang menerima bantuan operasional sekolah (BOS) harus mampu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolahnya. Karena selama ini dia menilai kualitas pendidikan di OKI belum begitu menonjol.

“Kalau saya lihat tidak begitu menonjol. Oleh karena itu, tugas sekolah harus mampu tingkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah telah salurkan BOS sekarang giliran sekolah penuhui kewajiban,” ungkapnya, Senin (23/2) Kepada Kabar Sumatera.

Indikator berhasilnya sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan, kata dia, bisa dilihat dari pemenuhan kebutuhan sarana belajar di sekolah. Selain itu memiliki perhatian besar bagi kepala sekolah terhadap kepekaan, berapa banyak anak di lingkungan sekolah yang putus sekolah.

Husni menambahkan, pihaknya juga mewanti-wanti (selalu mengingatkan) kepala sekolah untuk selalu transparan dalam menggunakan BOS di sekolahnya. Sehingga tidak mengundang kecurigaan.

“Saya tekankan agar tidak terjadi kecurigaan dalam penggunaan BOS. Kepala sekolah setiap akan menyusun rencana anggaran kerja (RAK) mesti musyawarah dan melibatkan semua komponen guru, komite dan juga bendahara. Kalau itu dijalankan, saya kira tidak ada masalah,” ujar Husni.

Pihaknya selalu berupaya mengimbau pihak sekolah. Namun demikian, tidak bisa melakukan intervensi terhadap kepala sekolah tentang BOS tersebut. Sebab hal itu wewenang sekolah masing-masing.

“Ya kita tidak bisa intervensi. Namun percayalah kami terus mengimbau sekolah. Karena kalau mereka bermasalah dengan hukum yang ikut repotnya juga kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia juga meminta peran serta Kepala UPTD Pendidikan di setiap kecamatan. Seharusnya kepala UPTD mesti proaktif. Sebab dia merupakan perwakilan Dinas Pendidikan (Diknas) untuk di setiap wilayah kerjanya.

“Artinya kalau ada persoalan, tidak mesti langsung ditangani oleh Diknas kabupaten, tetapi bisa ditangani UPTD masing-masing. Inilah saya minta kepala UPTD harus aktif,” tandasnya.

 

TEKS       : DONI AFRIANSYAH

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster