Hanya Alex yang Tahu siapa Pengganti Heri Amalindo

 189 total views,  2 views today

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel | Dok KS

Alex Noerdin, Gubernur Sumsel | Dok KS

PALEMBANG – Asisten 1 Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ikhwanudin menegaskan, hanya Gubernur Sumsel Alex Noerdin yang tahu, siapa yang akan menggantikan Plt Bupati Kabupaten Pendopo Abab Lematang Ilir (PALI) Heri Amalindo hingga masa Pilkada selesai diselenggarakan. Dirinya mengaku tidak mengetahui siapa yang akan menggantikan Heri. Bahkan Ikhawanudin juga mengatakan sangat tidak etis, jika menyebutkan nama yang telah diajukan kepada Gubernur Sumsel saat ini.

“Enam nama sudah disiapkan dan sudah diterima oleh Pak Gubernur. Itu kan rahasia negara. Yang penting Pak Gub sudah tahu nama namanya. Kapan itu akan diserahkan itu urusan Pak Gubernur,” ujarnya saat dikonfirmasi, usai menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Sumsel, kemarin (23/02).

Ihkwanudin menambahkan, sebenarnya diawal April mendatang pihaknya sudah menyampaikan ke gubernur, bahwa masa jabatan akan berakhir. Tetapi menurutnya hal itu sudah disampaikan.

“Hanya Pak Gubernur yang punya hak memutuskan itu. Syarat secara umum Pegawai Negeri Sipil (PNS) eselon dua, baik dari PNS Provinsi Sumsel maupun PNS dari kabupaten kota lainnya. Kalau tidak salah, 22 April kita harapkan sudah dilantik sebagai penjabat Kepala Daerah di Kabupaten PALI tersebut,” jelas mantan Kesbangpol Sumsel ini.

Ikhwan juga menegaskan, bila sekarang ada mengetahui siapa yang akan menggantikan Heri, itu bohong. Sebab menurutnya hanya Gubernur Sumsel yang mengetahui hal itu.

“Secara aturan memang lebih dari enam nama yang harusnya diajukan, tapi kita hanya ajukan enam nama ke Pak Gubernur,” tambahnya.

Disinggung mengenai apa saja inisial enam calon pengganti tersebut, Ihkwanudin tetap tak mau mengungkapkannya, karena hal itu tidak etis. Menurutnya ketika nanti disebut di media, sementara yang bersangkutan tidak jadi sangat tidak etis.

“Ada kepala Dinas, ada kepala yang lain dan sebagainya. Nama itu menyangkut etika, kalau disebut-sebut tidak jadi kan tidak enak, makanya rahasia, “ tuturnya.

 

TEKS        : ARDHY FITRIANSYAH

EDITOR    : IMRON SUPRIYADI

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster