Elpiji 12 Kg Semakin Langka di Pasaran

 254 total views,  4 views today

Ilustrasi Elpiji | Dok KS

Ilustrasi Elpiji | Dok KS

PALEMBANG – Kelangkaan elpiji di Palembang beberapa hari ini menuai banyak pertanyaan. Pasalnya, tidak hanya elpiji 3 kilogram yang raib dipasaran, akan tetapi gas 12 kilogram pun mulai sulit untuk ditemukan.

Adapun beberapa kawasan yang mengalami kelangkaan elpiji adalah Bukit Besar, Sekip Ujung, Lemabang, dan Kertapati. Sementara dari pantauan Kabar Sumatera, Senin(22/2) di beberapa agen resmi pertamina di Palembang, seperti agen gas elpiji Pasar Sekanak, Lemabang dan Demang Lebar Daun, kondisi ketersediaan sebenarnya gas cukup untuk kuota beberapa hari kedepan. Akan tetapi, kondisi ini tidak sesuai dengan kenyataan yang dialami masyarakat di Palembang yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji.

Maryati misalnya, warga Hulubalang II Bukit Besar, kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang kepada koran ini mengatakan, jika dirinya sudah beberapa hari ini kesulitan mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram maupun gas elpiji 12 kilogram.

“Biasanya di warung-warung atau di swalayan, elpiji selalu ada. Tapi sejak 2 hari ini sulit sekali mendapatkannya. Bahkan untuk mendapatkan eliji 3 kilogram ini pun, saya harus membelinya sampai ke simpang makam pahlawan,” ujarnya .

Ia berkata, jika kelangkaan elpiji ini sesuatu yang tidak wajar. Pasalnya, tidak ada isu kenaikan gas elpiji maupun kelangkaan gas elpiji oleh pertamina belakangan ini. Apalagi, mengingat memang kondisi pertamina sudah menjamin tidak akan ada kelangkaan hingga beberapa bulan kedepan.

“Nah, jadi gas elpijinya kemana. Kami yang masyarakat kecil ini perlu jawaban,” tegasnya.

Senada dengan itu Fendi, warga yang berdomisili di Lorong Satria Kelurahan 2 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang menyebut, jika kelangkaan elpiji di kalangan masyarakat saat ini perlu untuk ditindak lanjuti oleh pihak-pihak terkait. Pertamina yang paling bertanggung jawab dalam hal ini pun belum bersuara.

“ Kalau pertamina belum tentukan sikap, itu berarti masalah bukan datang dari mereka. Tapi kami meminta kepada Pertamina untuk dapat menyelidiki fenomena kelangkaan elpiji di Palembang belakangan ini,” imbaunya.

Untuk diketahui, sebelumnya PT Pertamina (Persero) memastikan harga gas elpiji 3 kilogram (kg) tidak akan naik dalam beberapa waktu ke depan. Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang, seperti dikutip Sindo News.com Senin (22/2) mengatakan, jika pemerintah akhirnya saat ini memilih untuk menaikkan subsidi pada gas melon tersebut menjadi Rp35 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015.

“Pemerintah akhirnya memutuskan subsidinya ditambah sedikit. Jadi angka kurang lebih Rp35 triliun,” ujarnya di Komisi VII DPR RI, Jakarta.

Berdasarkan pernyataan yang disampaikan oleh Ahmad Bambang tersebut, Sutarman, praktisi ekonomi di Palembang mengatakan, jika demikian seharusnya tidak ada faktor penyebab kelangkaan gas elipiji di tengah-tengah masyarakat seperti yang terjadi belakangan ini.

“Kan pemerintah sudah menjamin subsidinya akan di tambah. Mengapa kelangkaan gas elpiji itu ada. Ini pasti ada akal-akal agen nakal yang membuat keresahan ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Sebelumnya, sambung Sutarman elpiji sudah dinaikkan sejak Januari dan September 2014, bahkan Januari 2015 lalu elpiji kembali naik.

“Kenaikan harga elpiji ini fluktiatif per 3 bulan, artinya tidak tentu bisa naik dan turun dalam per 3 bulan tersebut. Artinya melihat kondisi harga pasar,” cetusnya.

Ditambahkannya, harga gas elpiji tabung biru ukuran 12 kilogram di tingkat agen saat ini

mencapai Rp. 133.500 dan gas elpiji 3 kg sebesar Rp 14.800. Sementara di tingkat pengecer harga gas elpiji 12 kilogram mencapai Rp 150 ribu pertabung dan harga gas elpiji 3 kilogram menembus kisaran harga Rp 16.000 per tabung. Hal ini sebenarnya telah sesuai dengan kenaikan harga elpiji yang berlaku per 1 Januari 2015 yang lalu oleh pemerintah.

 

TEKS       : JEMMY SAPUTERA

EDITOR   : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster