Dampak Ditundanya Jadwal ISL, SFC Rugi Rp 3 Miliar

 192 total views,  2 views today

PALEMBANG – Penundaan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 memiliki dampak yang signifikan bagi klub-klub peserta kompetisi. Sriwijaya FC sendiri mengklaim mengalami kerugian sekitar Rp 2-3 miliar. Demikian kata Sekretaris SFC Achamd Haris di sela latihan SFC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Senin (23/2) petang.

“Secara finansial kerugian materi akibat ditundanya ISL ini sekitar Rp2 miliar sampai Rp3 miliar lah. Karena kalau liga ini sampai tertunda hingga April, tentu akan ada tambahan biaya untuk konsumsi dan sebagainya,” kata Haris.

Ujar Haris, ISL dimulai awal April, bisa dipastikan liga baru akan selesai akhir Desember. Artinya harus merevisi kontrak pemain maupun pelaih yang akan berakhir 30 November.

“Kalau April dimulai, tentu durasi kontrak termasuk gaji pelatih, official dan pemain harus kita revisi. Nanti akan kita rundingkan lagi sama-sama, biar ketemu kesamaannya,” ungkapnya.

“Secara resmi, untuk reschedule kontrak (negosiasi ulang) ini belum ada pembicaraan dengan pemain maupun pelatih, karena mereka baru berkumpul hari ini. Mudah-mudahanlah mereka bisa mengerti,” imbuhnya.

Sementara itu, menanggapi rencana renegosiasi kontrak yang akan dilakukan manajemen. Gelandang Asri Akbar mengatakan, kalau memang liga nanti berkahir Desember atau awal Jauari, tentu mereka akan melakukan pembicaraan lagi dengan manajemen soal kontrak mereka yang berakhir November. Namun ia menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen bagaimana baiknya.

“Tergantung dengan manajemen, semua bisa dibicarakan dan harus saling memahami. Tapi mudah-mudahan liga paling lambat selesai Desember,” ujar mantan penggawa Persib Bandung itu.

 

TEKS      : IQBAL

Editor     : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster