Tanjung Batu Sentral Kerajinan Pakaian Adat

21 total views, 3 views today

Pakaian Adat Khas Tanjung Batu, Ogan Ilir, | Dok KS

Pakaian Adat Sumatera Selatan, yang banyak dikerjakan oleh pengrajin asal Tanjung Batu, Ogan Ilir, | Dok KS

INDERALAYA – Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir (OI), bukan hanya terkenal dengan perajin perak atau pandai besi saja, namun juga dikenal dengan perajin pakaian adat Sumatera Selatan atau yang sering dikenal dengan istilah pengangon.

Meski merupakan salah satu busana tradisional yang paling rumit pengerjaannya diantara pakaian adat yang tersebar di nusantara, namun banyak warga yang menekuni kerajinan tersebut.

Bahkan, kerajinan yang digeluti kaum perempuan ini sudah dilakukan secara turun temurun.

Amindra, salah seorang perajin menuturkan, di Kecamatan Tanjung Batu, para perajin pakaian pengantin terbagi dalam tiga jenis, yaitu perajin yang khusus membuat pakaian, pembuat aksesoris, dan lain-lain.

Menurutnya, keahlian yang dimilki sangat berkaitan erat dengan produksi pakaian adat tersebut.

“Memang masing – masing pengrajin pasti saling membutuhkan satu sama lain karena setiap pernak-pernik yang melekat tidak dibuat secara khusus oleh satu orang saja,” jelasnya.

Amindra yang bermukim di Jalan Burai RT 09, Lk V, Tanjung Batu menambahkan, dirinya yang hanya perajin aksesoris yang dibutuhkan untuk mempercantik tampilan pakaian kebesaran kerajaan Sriwijaya itu.

“Bila tidak ada aksesoris yang menempel, maka tidak akan lengkap pakaian adat tersebut. Untuk itulah harus ada taburan karpatu, manik – manik, tabur keong, pelik, bros, koin, kembang goyang dan lainnya,” paparnya.

Lanjutnya, perajin pakaian paling rumit pengerjaannya diantara pakaian adat dari daerah lain.

 

Teks      : Subhan Noviandi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com