Pria Bertato Tewas Bunuh Diri di Masjid Agung Palembang

 1,958 total views,  2 views today

Jasad pemuda yang bunuh diri di Masjid Agung Palembang saat di ruang jenazah Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) yang akan diotopsi. | Foto ; Bagus Kurniawan

Jasad pemuda yang bunuh diri di Masjid Agung Palembang saat di ruang jenazah Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) yang akan diotopsi. | Foto ; Bagus Kurniawan

PALEMBANG –  Puluhan Jamaah Masjid Agung, Palembang yang sedang menunaikan ibadah Sholat Magrib dan warga yang berada dikawasan bundaran air mancur, digemparkan dengan aksi nekat pemuda yang terjun dari kubah menara Masjid Agung, Minggu (22/2) pukul 18.00 WIB.

Pria yang memiliki tato dibahu bertuliskan “Renny” belum diketahui identitasnya ini tewas mengenaskan dengan kepala pecah dan luka disekujur tubuh.

Jasad pemuda yang diperkirakan berumur 30tahun dan memakai baju kaos berwarna merah serta celana levis berwarna biru ini, kini berada dikamar jenazah, Rumah Sakit Muhamad Hoesin (RSMH), Palembang.

Andi (21), saksi mata yang juga jamaah masjid yang mau menunaikan sholat magrib, menuturkan kejadian tersebut sangatlah cepat, tidak ada yang melihat korban kapan naik ke atas menara Masjid.

“Tiba-tiba terdengar suara cukup keras, setelah dilihat ternyata korban sudah mengalami luka yang cukup parah, dengan kepala pecah dan berlumuran darah,” bebernya.

Lanjut Andi, saat ditemukan korban masih bernafas dan dibawah oleh seorang tukang becak ke UGG Rumah Sakit (RS) AK Gani Palembang.

“Waktu diperiksa warga tidak ditemukan barang-barang atau indentitas ditubuh korban,” jelasnya.

Saksi mata lainnya, Ahmad (40), tukang parkir di area Masjid Agung mengatakan, pemuda tersebut sejak sore hari berkeliran di area Masjid Agung.

“Saya tidak tahu dia (korban –red), lagi berbuat apa. Seperti dalam keadaan bingung. Korban memiliki ciri tato bertulisan Renny di bahu sebelah kiri dan sejumlah uang disakunya,” ujarnya. Sementara itu, petugas forensik RSMH, Palembang, Agus (37), menambahkan, korban mengalami luka serius dikepala dan badan yang mengakibatkan tewas dilokasi.

“Korban mengalami patah leher, rahang, dan kepala pecah, kira-kira saat korban terjatuh dari lantai tiga Masjid Agung, kepala yang pertama menghantam halaman masjid,” ujar Agus.

Akibat peristiwa tersebut, jalan yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) menjadi macet, baik warga setempat dan pengendara motor berhenti dan berbondong-bondong untuk menyaksikan kejadian tersebut.

 

Teks        : Oscar Ryzal/Chandra Wahyudi

Editor      : Junaedi Abdillah


TAG



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster